SUMENEP, Rilpolitik.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 33 Universitas PGRI Sumenep di Desa Taman Sare, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, melakukan pemasangan bendera menjelang perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI).
Ketua KKN Posko 33, Andrian mengatakan, pemasangan bendera yang dilakukan di sepanjang jalan raya desa merupakan salah satu program unggulan kelompoknya dalam melakukan pengabdian di Desa Taman Sare.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kemeriahan kepada masyarakat luas serta suasana desa menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Andrian dalam rilisnya pada Minggu (10/8/2025).
Andrian menuturkan, pemasangan bendera dilakukan oleh seluruh anggota KKN Posko 33 secara mandiri dan terjadwal. Bendera dipasang mulai dari akses jalan utama menuju desa hingga titik-titik strategis seperti pertigaan, perempatan, depan sekolah, dan sekitar area fasilitas umum.
“Bendera-bendera yang dipasang berisi informasi visual untuk membangkitkan semangat nasionalisme, mempererat persatuan dan kesatuan, serta mengingat dan mengenang jasa para pahlawan terdahulu. Jadi pemasangan bendera di sepanjang jalan bukan semata-mata sebagai hiasan saja, melainkan memberikan makna mendalam kepada masyarakat,” ujarnya.
Andrian juga memastikan pemasangan bendera dilakukan dengan memperhatikan keamanan pengguna jalan dan ketertiban lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, Andrian mengklaim kegiatan tersebut memberikan dampak positif dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. “Kegiatan ini memberikan hasil yang positif untuk memperkuat perasatuan dan kesatuan di tengah masyarakat,” katanya.
Tak hanya itu, pemasangan bendera juga disebut telah memberikan suasana yang berbeda di Desa Taman Sare menjelang HUT ke-80 RI.
“Dengan adanya pemasangan bendera ini di jalan-jalan utama desa tampak lebih semarak dan informatif, serta menjadi sarana sosialisasi yang efektif bagi program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian,” ujarnya.
“Pemasangan bendera juga menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam mempercantik lingkungan desa serta menumbuhkan semangat nasionalisme,” tambahnya.
Kegiatan pemasangan bendera ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Taman Sare, Muh Syamsul Arifin. Menurutnya, bendera yang dipasang di sepanjang jalan telah memberikan kesan dan nuansa yang berbeda.
“Desa menjadi lebih hidup dan meriah. Hal itu juga menjadi bentuk luapan kegembiraan dalam menyambut hari kemerdekaan RI ke-80 tahun,” kata dia.
(Faw/rilpolitik)



![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)


![Ahmad Shidiq mengomando warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) usir paksa ekskavator bersama pengawalnya keluar dari perairan Tapakerbau Sumenep. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260409-WA0005-350x220.jpg)
![Warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) mengusir paksa ekskavator yang melakukan aktivitas pengerukan di laut Kampung Tapakerbau pada Minggu (5/4/2026). [Foto: akun Facebook Marlaf Sucitpo]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260409_094443_Facebook-350x220.jpg)





![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-180x130.jpg)


![Ahmad Shidiq mengomando warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) usir paksa ekskavator bersama pengawalnya keluar dari perairan Tapakerbau Sumenep. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260409-WA0005-180x130.jpg)