SUMENEP, Rilpolitik.com – Massa aksi demonstrasi memutar lagu ‘Bayar Bayar’ milik band punk Sukatani di hadapan sejumlah aparat kepolisian.
Lagu terseb diputar sebelum aksi unjuk rasa di depan Gedung Mapolres Sumenep dimulai pada Jumat (15/8/2025). Aksi ini digelar oleh LBH Taretan Legal Justitia.
Lagu ‘bayar bayar’ diputar melalui sound mobil komando yang dibawa oleh massa. Sound tersebut menghadap langsung ke aparat kepolisian yang berjaga.
Mendengar lagu tersebut, aparat kepolisian hanya terdiam. Mereka tidak protes pemutaran lagu yang liriknya penuh dengan kritik terhadap institusi Polri itu.
Sebagai informasi, lagu berjudul ‘bayar bayar bayar’ bercerita tentang ‘pungutan’ ketika berurusan dengan polisi. Lagu tersebut dirilis grup band bergenre punk asal Purbalingga, Sukatani.
Sementara itu, aksi unjuk rasa di Mapolres Sumenep ini menuntut pencopotan AKP Agus Rusdianto dari jabatan Kasatreskrim atas dugaan menerima suap dalam pengamanan kasus korupsi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Sumenep.
Aksi ini merupakan yang kedua dengan pokok tuntutan yang sama. Berdasarkan rilis media yang disebar LBH Taretan Legal Justitia, ada tiga tuntutan dalam aksi jilid 2 ini sebagai berikut:
1. Kapolres Sumenep segera mencopot Kasat Reskrim yang terlibat praktik suap.
2. Bongkar dan usut tuntas kasus BSPS hingga ke akar-akarnya.
3. Hentikan budaya “setor” di institusi Polri yang mencoreng kehormatan penegak hukum.
(Ah/rilpolitik)
















