JAKARTA, Rilpolitik.com – Pemerintahan mendatang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto diharapkan tidak hanya mengumbar janji manis semata. Harapan itu disampaikan Sekjen Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Zona III (BEM PTMA), M Bifa Agusryanto.
Bifa menyentil pemerintahan Presiden Joko Widodo yang disebutnya tidak komitmen terhadap janji-janji politiknya. Bifa mengatakan pemerintah seharusnya tegas memberantas praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
“Pemerintah seharusnya berani tegas untuk memberhentikan perilaku KKN (korupsi, Kolusi dan Nepotisme) Presiden Jokowi Hanya sekedar narasi dalam komitmen semua janji-janji manisnya,” kata Bifa kepada rilpolitik.com pada Senin (2/9/2024) malam.
Sebab itu, ia berharap pemerintahan Prabowo mendatang tidak seperti pemerintahan Jokowi yang hanya bisa mengumbar janji manis.
“Untuk Presiden terpilih Bapak Prabowo jangan sampai hanya narasi dan omong kosong dalam merealisasikan janji manisnya,” ujarnya.
Bifa kemudian menyinggung penunjukan salah satu orang dekat Prabowo sebagai Wakil Menteri di Kabinet Jokowi beberapa waktu lalu. Menurutnya, hal itu sebagai bentuk praktik nepotisme.
“Di awal sebelum presiden terpilih Prabowo sudah melakukan praktik nepotisme terkhusus orang dekat yang diberikan jabatan khusus menjadi wakil Menteri dan lain-lainnya,” ungkapnya.
Orang dekat Prabowo yang dimaksud Bifa kemungkinan adalah politisi Partai Gerindra Thomas Djiwandono yang dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (18/7/2024). Thomas diketahui merupakan keponakan dari Prabowo Subianto.
Menurut Bifa, penunjukan tersebut menjadi catatan bagi mahasiswa dan masyarakat bahwa tak ada jaminan Prabowo akan lebih baik dari Jokowi dalam memimpin Indonesia ke depan.
“(Penunjukan orang dekat Prabowo sebagai wakil menteri) itu menjadi hal yang sangat diingat oleh masyarakat juga mahasiswa, bahwasnya presiden terpilih Prabowo bisa lebih baik ataupun bisa lebih buruk dibandingkan Presiden Jokowi saat ini,” pungkas dia.
(Ah/rilpolitik)








![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)








Hilih ente