NasionalPolitik

Guntur Romli Respons Prabowo: Rakyat Juga Ingin Kaya Seperti Anda

×

Guntur Romli Respons Prabowo: Rakyat Juga Ingin Kaya Seperti Anda

Sebarkan artikel ini
Guntur Romli.
Guntur Romli.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Presiden Prabowo Subianto menyebut rakyat tidak bermimpi untuk menjadi kaya raya. Mereka, kata dia, hanya ingin bisa hidup dengan layak.

Politikus PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli menilai pernyataan tersebut berbahaya. Menurutnya, setiap orang pasti menginginkan hidupnya naik kelas, tidak sekadar hidup layak.

Guntur bilang siapa pun tidak berhak mendefinisikan mimpi rakyat. Sebab, mimpi merupakan milik pribadi setiap orang.

“Semua orang yang bekerja keras, bercita-cita kaya. Ibu pedagang kaki lima bermimpi punya restoran sendiri. Petani penggarap sawah juga bermimpi punya sawah sendiri. Pelaku UMKM juga bermimpi jadi pengusaha dan punya perusahaan besar. Pegawai juga bermimpi ingin menjadi petinggi dengan gaji yang tinggi. Mereka tidak hanya ingin layak, mereka ingin naik kelas,” kata Guntur lewat unggahannya di X, Jumat (22/5/2026).

“Ketika negara sudah memutuskan bahwa rakyatnya cukup hidup layak saja, yang lain kemudian adalah kebijakan ala kadarnya. Bansos dibagikan, bantuan datang sesekali, bagi-bagi MBG sudah merasa layak dan cukup, tidak ada jalan yang sungguh-sungguh dibuka menuju kemakmuran,” tambahnya.

Padahal, menurut Guntur, tugas negara tidak cukup hanya menjadikan rakyatnya hidup layak, tetapi juga harus memfasilitasinya untuk menjadi kaya.

“Hidup layak adalah tanggung jawab minimum negara, itu memang harus dijamin. Tapi tugas negara tidak berhenti di sana. Negara wajib bergerak dari sekadar mengurusi isi perut ke fasilitasi penciptaan kekayaan. Bukan karena rakyat serakah, tapi karena kemakmuran adalah hak, bukan hadiah,” ujar dia.

Guntur mengatakan Indonesia akan terus terjebak sebagai negara berpendapatan menengah atau middle income trap jika tidak ada kebijakan yang memfasilitasi kenaikan pendapatan warga.

“Tanpa ekosistem ekonomi yang memfasilitasi kenaikan pendapatan warga secara progresif, Indonesia hanya akan terjebak dalam mitos kelayakan yang semu, sekaligus memperpanjang barisan negara yang gagal keluar dari jebakan pendapatan menengah, middle income trap,” ucapnya.

Baca juga:  Celetukan ‘Jangan Teriak Hidup Jokowi’ Diduga Berasal dari Suara Dasco

“Kalau kita terus puas dengan ‘layak’, Indonesia akan terus terjebak di tengah-tengah ketidakjelasan, middle of somewhere, al manzilah bainal manzilatain, tidak miskin, juga tidak maju. Ini sama-sama tidak kita inginkan,” imbuhnya.

Guntur pun menegaskan rakyat semua rakyat pasti bermimpi untuk menjadi kaya dan tugas pemerintah memfasilitasi mimpi tersebut.

“Jadi Pak Presiden, rakyat juga ingin kaya seperti Anda. Siapa yang tidak bermimpi seperti itu. Ya tidak harus punya kekayaan sampai Rp2 triliun sih, tapi jangan kerdilkan mimpi rakyat, fasilitasi mimpi itu,” pungkas dia.

(War/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *