NasionalPolitik

Eks Wamenlu Sebut Gibran Perlu Klarifikasi Tuduhan Denny Indrayana, Buktikan Kualitas Diri

×

Eks Wamenlu Sebut Gibran Perlu Klarifikasi Tuduhan Denny Indrayana, Buktikan Kualitas Diri

Sebarkan artikel ini
Gibran Rakabuming Raka.
Gibran Rakabuming Raka.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Dino Patti Djalal mengomentari gugatan eks Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Dino menilai gugatan tersebut justru menjadi kesempatan bagi Gibran untuk membuktikan kualitas dirinya kepada publik.

Diketahui, Denny Indrayana mempersoalkan syarat pendidikan calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai tidak terpenuhi sejak proses pencalonan. Persoalan tersebut dibawa ke MK dan secara teknis masuk sebagai perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024.

Dino berpandangan bahwa rakyat memiliki hak mutlak untuk mengetahui kualifikasi pemimpinnya. Termasuk mengetahui apakah ada konspirasi pelecehan administratif terhadap persyaratan calon wakil presiden.

Hal itu, kata dia, sebagai bentuk pelecehan terhadap pemilu, pelanggaran hukum, dan penistaan terhadap demokrasi.

“Negara ini milik kita semua, dan kedaulatan berada di rakyat, bukan pihak manapun. Hukum dan peraturan yang berlaku bagi semua WNI juga berlaku bagi Gibran,” kata Dino lewat akun X resminya, Minggu (13/9/2026).

Dino menilai Gibran perlu memberikan klarifikasi atas tuduhan Denny Indrayana, apapun konsekuensinya.

“Bahkan menurut saya, ini kesempatan bagi Gibran untuk membuktikan kualitasnya sebagai politisi/pemimpin, dan bagi rakyat untuk menilainya sendiri,” ujarnya.

Namun, kata Dino, hingga kini belum ada tanggapan apapun dari Gibran terkait gugatan Indrayana di MK. “Berbeda dari ayahnya yang paling paling tidak memberikan respons terhadap upaya serupa Roy Suryo dkk,” kata dia.

Dia menilai Gibran justru terkesan menghindar dan bersembunyi ketimbang menghadapi serangan-serangan yang menyasar dirinya “Dan mengandalkan pembelaan orang-orang yang sebenarnya juga tidak tahu apa situasi sebenarnya mengenai ijazah SMA-nya,” ujarnya.

Baca juga:  Gibran Tinjau Antrean SPBU di Kalteng, Akbar Faizal: Sama Sekali Tak Membantu

Sikap tersebut membuat Dino ragu dengan keberanian Gibran membela integritas NKRI jika suatu saat diserang.

“Bagi saya, logikanya sederhana: Kalau Gibran tidak bisa dan tidak berani membela integritas dan kredibilitas dirinya sendiri, bagaimana dia akan bisa dan berani membela integritas NKRI jika diserang? We expect more from our leaders,” katanya.

“Bagi yang sayang pada Gibran, silahkan, tapi anda sebaiknya lebih sayang pada Indonesia. Something to think about,” tutup Dino.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *