NasionalPolitik

Akun Instagram Nusron Wahid Mendadak Hilang

×

Akun Instagram Nusron Wahid Mendadak Hilang

Sebarkan artikel ini
Nusron Wahid.
Nusron Wahid.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Keberadaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjadi sorotan publik usai orang kepercayaannya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) lahan Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).

Nusron menghilang bak ditelan bumi. Ia bahkan tidak hadir dalam rapat di Komisi II DPR RI pada Selasa (15/9/2026) kemarin.

Nusron diwakili Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan dalam rapat yang membahas pengelolaan aset pemerintah daerah dan Aset BUMD itu.

Kini, tak hanya orangnya yang menghilang, akun Instagram-nya pun turut mendadak lenyap dari peredaran. rilpolitik.com telah mencoba menelusurinya pada Rabu (16/9/2026) sekira pukul 14.10 WIB, namun akun yang telah terverifikasi alias centang biru itu tidak dapat ditemukan.

Akun Instagram Nusron muncul dalam pencarian di laman google, namun tertulis ‘pengguna tidak ditemukan’ saat diklik.

Diketahui, nama Nusron terseret dalam OTT KPK terkait kasus dugaan suap pengurusan HGB lahan Summarecon di Kabupaten Bogor. Empat dari delapan tersangka dari perkara tersebut disebut merupakan orang kepercayaan Nusron Wahid.

Keempat orang itu adalah Fahd A Rafiq atau Fahd El Fouz (FEZ), Arif Sugiyanto (ARF), Erwin (ERW), dan Muhammad Fakhry (MF). Mereka berperan sebagai pengepul uang dari layanan pertanahan.

“Saudara FEZ selaku pihak swasta juga yang diduga juga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN,” kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik dalam jumpa pers di KPK, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).

Dalam perkara ini, KPK menyita uang tunai senilai Rp 106,3 miliar dari rumah Arif. Sempat beredar informasi bahwa Arif menyebut uang itu merupakan milik Nusron Wahid.

Total ada delapan orang yang ditetepkan sebagai tersangka oleh KPK dalam perkara tersebut. Mereka adalah Lampri (LMP) selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN, Sontang Coin Manurung (SON) selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, dan Adrianto Pitojo Adi (ADR) selaku Direktur Utama (Dirut) Summarecon.

Baca juga:  Uang Tunai 20 Koper yang Disita KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Kemudian empat orang tersangka lainnya yang disebut orang kepercayaan Nusron Wahid, di antaranya adalah Fahd El Fouz (FEZ) Arif Sugiyanto (ARF), Rizal Pahlevi (LEV) , Erwin (ERW), dan Muhammad Fakhry (MF).

(War/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *