DaerahHukum

Supyadi Bantah Temui Pak Ucup Berkaitan dengan Polemik Gadai Motor OK OCE Syam

×

Supyadi Bantah Temui Pak Ucup Berkaitan dengan Polemik Gadai Motor OK OCE Syam

Sebarkan artikel ini
Praktisi hukum Supyadi.

SUMENEP, Rilpolitik.com – Praktisi hukum, Supyadi membantah pertemuannya dengan pendiri OK OCE Syam Sumenep, Yusuf Ismail atau Pak Ucup berkaitan dengan polemik hibah kendaraan roda tiga yang digadaikan.

Supyadi mengakui memang menemui Pak Ucup di sebuah kantor travel umroh di kawasan Pangarangan pada Senin (27/1/2025) siang lalu. Namun, ia mengatakan pembicaraan terkait dengan ujrah umroh.

“Saya pada Hari Senin tanggal 27 Januari 2025 sekitar jam 12.57 WIB, pergi mendatangi Haji Yusuf Ismail, panggilannya adalah Pak Ucup. Kedatangan saya ke Pak Ucup itu untuk melakukan klarifikasi atau mengeklirkan pembicaraan tentang ujrohnya umroh. Saya datang ke sana bersama temen-temen yang lain. Itu tepatnya saya datang ke Kantor Tanur. Tanur itu adalah travel umroh di Pangarangan,” kata Supyadi melalui akun Tiktok @mns_bumi dikutip pada Jumat (31/1/2025).

“Nah, di sana saya ketemu dengan Pak Ucup bincang-bincang, kemudian Pak Ucup memfoto kami, kami pun tidak mempermasalahkan itu,” sambungnya.

Namun, lanjut Supyadi, foto tersebut justru disebar dengan dibumbui narasi seolah-olah pertemuan itu berkaitan dengan persoalan yang sedang viral, yaitu masalah kendaraan roda tiga yang disebut akun Tiktok @AminMaxGym digadaikan oleh Pak Ucup.

“Tapi yang sangat disayangkan tiba-tiba foto saya itu menyebar, tapi terhadap foto saya yang menyebar ini ada pelintiran seolah kedatangan saya berhubungan dengan persoalannya orang lain,”

Supyadi membantah pertemuannya berkaitan dengan persoalan Pak Ucup dengan Amin. Dia menegaskan pembicaraannya hanya terkait ujrah umroh.

“Ini sama sekali tidak benar karena kedatangan saya kepada Pak Ucup menemui Pak Ucup di kantor Tanur itu membicarakan soal ujrohnya umroh. Karena saya pernah ikut Tanjr dan di situ ada pembicaraan ujroh, kemudian saya klarifikasi. Kok kemudian tersebarnya dengan narasi lain? Ini yang perlu saya luruskan dan itu sangat disayangkan oleh saya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pak Ucup mengaku didatangi beberapa orang, salah satunya Supyadi, usai viral dirinya dituding telah menggadaikan kendaraan hibah milik OK OCE Syam.

Menurut Pak Ucup, mereka datang menawarkan diri untuk membantu Pak Ucup berdamai dengan Amin. Sebab, katanya, jika masalah tersebut terus berlanjut, Pak Ucup akan semakin dirugikan.

“Memang di awal dia ngomong-ngomong soal lain tentang travel umroh yang saya kelola dan lain-lain. Tapi terakhir dia menyampaikan pesan Amin yang menginginkan adalah dan siap memfasilitasi saya untuk berdamai dengan Amin, tidak usah dilanjutkan dan sudah selesai. Karena kalau ini dilanjutkan saya akan dirugikan, semakin dirugikan,” kata Pak Ucup dalam obrolan bersama kuasa hukumnya, Sulaisi Abdurrazaq yang kemudian diunggah di akun Tiktok @sulaisi_abdurrazaq.

Namun, tawaran itu ditolak oleh Pak Ucup lantaran merasa namanya sudah terlanjur dicemarkan oleh Amin.

“Saya bilang waktu itu kepada mereka semua bahwa saya sudah dirugikan dengan dituduh menggadaikan barang, padahal saya tidak pernah menggadaikan langsung barang itu. Kenapa saya harus takut dan dirugikan lagi?” ucapnya.

“Sedangkan dari Amin tidak ada iktikad baik, minimal ketemu saya, klarifikasi kalau memang benar saya angkat tangan, kalau memang tidak benar ayo cabut itu dan klarifikasi. Cuma itu keinginan saya,” sambungnya.

Pak Ucup menilai tawaran damai itu justru hanya akan menguntungkan pihak Amin dan dirinya tetap dirugikan atas tuduhan menggadaikan kendaraan hibah milik OK OCE Syam itu.

“Jadi memang ada (orang yang datang pasca video Amin viral) minta untuk damai, tapi dianggap selesai. Saya yang sudah dicemarkan kehormatan saya sudah dianggap selesai, sudah nggak usah dipersoalkan. Enak di sana, gak enak di saya yang sudah digunjam ini,” kata dia.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *