MADURA, Rilpolitik.com – Pengusaha tembakau asal Madura, Khairul Umam atau populer dengan panggilan Haji Her menyampaikan bahwa stok tembakau di pabrik tahun 2025 sudah penuh.
Sebab itu, ia mengimbau kepada para petani, khususnya di Madura, untuk mengurangi penanaman tembakau pada tahun ini.
“Disampaikan sebuah informasi khususnya pada petani tembakau di seluruh Indonesia, terkhsusus lagi untuk petani tembakau di Madura bahwa agar supaya tahun ini tidak menanam (tembakau) terlalu banyak,” imbau Haji Her dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, dikutip pada Kamis (10/4/2025).
Tak tanggung-tanggung, ia meminta petani untuk mengurangi kapasitas penanaman tembakau tahun ini hingga 50 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Misal, tahun kemarin nanam 1000 pohon ya sekarang 500 (pohon),” ujar pria yang dikenal sebagai Sultan Madura itu.
Menurut dia, hal itu dilakukan demi menjaga agar harga tembakau tetap stabil. Sebab, stok di pabrik saat ini sudah penuh.
“Dengan pertimbangan adalah bahwa sekarang pabrik itu full stock. Jadi biar harga tetap stabil,” jelas Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) itu.
(War/rilpolitik)

![Pengamat politik senior, Saiful Mujani. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260405-WA0004-350x220.jpg)



![Polres Pamekasan saat mengamankan eks anggota DPRD Sumenep dalam kasus dugaan penipuan. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260418_191434_Gallery-350x220.jpg)





![Pengamat politik senior, Saiful Mujani. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260405-WA0004-180x130.jpg)



![Polres Pamekasan saat mengamankan eks anggota DPRD Sumenep dalam kasus dugaan penipuan. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260418_191434_Gallery-180x130.jpg)
