EkonomiNasional

Segera Panggil Aplikator Ojol, Pemerintah Ingin Potongan 8% Berlaku Juni

×

Segera Panggil Aplikator Ojol, Pemerintah Ingin Potongan 8% Berlaku Juni

Sebarkan artikel ini
Wamenaker Afriansyah Noor.
Wamenaker Afriansyah Noor.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan pihaknya akan segera memanggil perusahaan aplikasi ojek online (ojol) terkait pemangkasan potongan tarif aplikator menjadi 8% yang telah diumumkan Presiden dalam peringatan Mau Day atau Hari Buruh pada 1 Mei 2026.

Afriansyah mengatakan para perusahaan aplikator sebenarnya sudah mengetahui rencana tersebut. Sebab, pemerintah telah mulai berkomunikasi dengan sejumalh aplikator.

“Ini akan segera kita panggil, karena Perpresnya ini sendiri kan baru keluar kemarin, dan insyaallah kita akan sesuai dengan arahan presiden, 8% pemotongan,” kata Afriansyah di Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

Afriansyah berharap skema pemotongan 8% dapat mulai diterapkan pada Juni 2026. “Mudah-mudahan bulan Juni,” ujarnya.

Diketahui, Prabowo dalam peringatan Hari Buruh di Lapangan Monas, Jakarta, pada 1 Mei 2026, mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap besaran potongan dari perusahaan aplikasi yang mencapai 20%.

Prabowo sempat bertanya kepada para buruh yang hadir terkait besaran potongan yang diinginkan. Para buruh pun menjawab 10%. Namun, Prabowo justru menginginkan potongan di bawah 10%.

“Harus di bawah 10%. Enak aje, lu yang keringat dia yang dapet duit sorry aja. Kalau nggak mau ikut kita nggak usah berusaha di Indonesia,” ujar Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *