JAKARTA, Rilpolitik.com – Ketua Umum DPP Pasukan Gibran Indonesia (PAGI), Fritz Alor Boy mengancam akan menurunkan belasan juta massa jika Gibran Rakabuming Raka dimundurkan dari jabatan Wakil Presiden (Wapres).
Ancaman itu disampaikan menyusul adanya dorongan dari Wakil Sekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, agar Gibran mundur atau dimundurkan setelah Mahkamah Agung (MA) menyatakan surat keterangan (suket) penyetaraan ijazah yang digunakan mendaftar Pilpres 2024 tidak sah dan batal demi hukum.
Fritz mengingatkan semua pihak untuk tidak membangunkan singa yang sedang tidur. Ia mengatakan 98 juta pengikut Jokowi dan Gibran siap turun ke jalan menduduki Jakarta dan menutup total supermarket jika junjungannya diganggu.
“Singa lagi tidur. 98 juta pengikut Pak Jokowi dan Gibran lagi tidur. Jangan bangunkan ya. Jangan bangunkan. Jangan sampai kita tutup ini Jakarta. Kita turun duduk di Jakarta. Kita tutup supermarket totalan, anda bertanggung jawab,” kata Fritz dalam video yang beredar luas di media sosial, dikutip Selasa (3/11/2026).
Dia secara khusus mengingatkan Jansen Sitindaon, Denny Indrayana, dan Ahmad Khozinudin untuk tidak pernah berkeinginan memakzulkan Gibran. Fritz sesumbar pihaknya siap menurunkan belasan juta massa jika ada upaya pemakzulan.
“Kalau sampai kita turun demo, maka saya minta Jansen Sitindaon bertanggung jawab. Saya minta Denny Indrayana, eks HTI Khozinuddin tanggung jawab. Kalau anda sampai ingin makzulkan Mas Gibran, kami akan turunkan lebih dari belasan juta untuk kepung anda. Saya ingatkan anda,” tegas dia.
Fritz juga menantang Jansen untuk berdebat secara terbuka tentang hukum, Gibran maupun soal kebijakan.
“Jadi jangan ancam Wapres Gibran dimundurkan. Itu buat Jansen. Saya tantang kamu di mana kamu undang saya kita debat secara langsung. Debat hukum atau debat kebijakan atau debat tentang wapres Gibran, ya,” ucapnya.
Dia kembali menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam atas ancaman pemakzulan Gibran.
“Jadi jangan anda ancam Wapres Gibran dimundurkan. Ancam dengan bawa nama DPR, ancam dengan bawa nama MPR, kami ini masyarakat yang sementara ini mengawal Prabowo Gibran jangan anda tes kami, ya Jansen. Kalau sekali lagi anda ancam, saya akan turunkan pasukan untuk kepung kantor anda,” tandasnya.
(Ah/rilpolitik)









![Gedung Mahkamah Agung (MA) Jakarta. [Foto: dok. rilpolitikcom]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/11/1000077838-350x220.jpg)






