HukumNasional

KPK OTT Anak Buah Nusron Wahid, 20 Koper Uang Tunai Disita

×

KPK OTT Anak Buah Nusron Wahid, 20 Koper Uang Tunai Disita

Sebarkan artikel ini
Gedung KPK, Jakarta Selatan. [Foto: Ah/rilpolitikcom]
Gedung KPK, Jakarta Selatan. [Foto: Ah/rilpolitikcom]

JAKARTA, Rilpolitik.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap beberapa anak buah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid di wilayah Jabodetabek.

Beberapa pejabat yang ditangkap adalah Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Lampri, Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantah Kota Tangerang Tardi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, total 17 orang yang diamankan dalam operasi tersebut.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 17 orang,” kata Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (14/9/2026) malam.

Budi menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor dan dugaan penerimaan-penerimaan lainnya.

Salah satu pihak Summarecon yang diamankan tim KPK adalah Adrianto Pitojo Adhi. Ia disebut sebagai Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk

“(Ditangkap) di wilayah Kabupaten Bogor. Ini pihaknya yaitu (dari) Summarecon,” tutur Budi.

KPK juga turut mengamankan Mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, politikus Partai Golkar, Fahd A. Rafiq, beserta istrinya, Ranny Fahd A. Rafiq.

Dalam operasi ini, KPK menyita sejumlah barang bukti dalam bentuk uang tunai, yakni rupiah dan valas yang dikemas dalam boks, kardus, ataupun koper. Jumlahnya diprediksi mencapai Rp100 miliar.

“Koper yang berjumlah sekitar 20-an koper. Saat ini masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar Rupiah,” ujarnya.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

(War/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *