JAKARTA, Rilpolitik.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan ibu dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) semestinya diteken oleh presiden baru mendatang, yaitu Prabowo Subianto.
Pernyataan itu menuai kritik dari pegiat media sosial Jhon Sitorus di X, @JhonSitorus_18. Dia menyebut Jokowi melempar tanggungjawab ke Prabowo setelah IKN menemui banyak masalah.
Dia mengungkit pencabutan status Jakarta sebagai Ibu Kota. Menurutnya, hal itu dilakukan lantaran Jokowi butuh pengakuan.
“Dulu begitu OPTIMIS akan memindahkan Ibukota, bahkan buru2 mencabut status Jakarta sebagai Ibukota demi sebuah pengakuan,” kata Jhon pada Minggu (6/10/2024).
“Sekarang, setelah berbagai masalah muncul (Zero Investor, APBN habis dan prospek yang kurang menarik),” sambungnya.
Kini, Jokowi dianggap justru melempar tanggungjawab persoalan IKN kepada Prabowo selaku presiden terpilih.
“Jokowi malah LEMPAR HANDUK dan menyerahkan semua masalah ke Prabowo. Ya, sesuai prediksi, Prabowo akan diwarisi sejumlah masalah Jokowi, salah satunya soal IKN,” pungkasnya.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan Keppres pemindahan ibu kota semestinya diteken pemerintahan baru mendatang.
“Ya mestinya gitu, presiden yang baru, Pak Prabowo,” kata Jokowi di IKN, Minggu (6/10/2024).
(War/rilpolitik)
















