EkonomiNasional

Jimly Sebut Pernyataan Purbaya Soal Utang Whoosh Tak Pantas

×

Jimly Sebut Pernyataan Purbaya Soal Utang Whoosh Tak Pantas

Sebarkan artikel ini
Jimly Asshiddiqie.
Jimly Asshiddiqie.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa terkait utang kereta api cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) mendapat sorotan publik.

Pasalnya, Purbaya berseloroh agar generasi saat ini tidak perlu merasa terbebani dengan utang Whoosh karena kemungkinan sudah tiada alias meninggal dunia di masa yang akan datang.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie menyayangkan pernyataan tersebut. Menurutnya, hal itu tidak pantas disampaikan oleh seorang pejabat resmi negara.

Jimly menilai pernyataan Purbaya itu terkesan melempar beban tanggung jawab kepada generasi mendatang.

“Dari segi etika kepantasan, sebaiknya pejabat resmi tidak bicara sembarangan seakan melempar beban tanggung jawab ke generasi mendatang tanpa rasa bersalah,” kata Purbaya lewat unggahannya di X pada Rabu (9/9/2026).

Sebelumnya, Purbaya dalam pernyataannya pada Selasa (8/9/2026), menyampaikan bahwa utang Whoosh berhasil direstrukturisasi dengan tenor pelunasan mencapai 80 tahun.

Dengan skema tersebut, besaran cicilan yang harus dibayarkan berkisar Rp1 triliun per tahun.

Sebab itu, melalui skema restrukturisasi tersebut, utang Whoosh tak perlu terlalu dipikirkan.

“Iya kita sudah mati, santai saja. Jadi tidak semengerikan yang dibayangkan sebelumnya karena utangnya sudah direstrukturisasi,” kata Purabaya.

(War/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *