JAKARTA, Rilpolitik.com – Buku berjudul “Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam” menuai kontroversi di media sosial. Pasalnya, buku yang diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House dan diluncurkan di Jakarta pada 26 Agustus 2026 itu diduga mencatut sejumlah nama sebagai penyumbang tulisan dalam karya tersebut.
Salah satu tokoh yang namanya diduga dicatut adalah Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar). Nama keduanya tercatat sebagai kontributor dalam buku tersebut.
Dugaan pencatutan nama itu mencuat setelah TGB secara blak-blakan mengaku tidak pernah mengirimkan tulisan untuk buku ‘Islam Ala Prabowo’.
Pengakuan itu disampaikan TGB menjawab pertanyaan seorang warganet di Instagram terkait keterlibatannya dalam buku tersebut.
“Saya tidak pernah kirim tulisan,” tegas mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode itu.
Pengakuan serupa juga disampaikan oleh istri Gus Kautsar, Ning Jazilah Annahdliyah (Ning Jazil). Ia menegaskan bahwa suaminya tidak pernah terlibat dalam penulisan buku tersebut.
Dia heran karena nama Gus Kautsar tiba-tiba muncul sebagai penulis dalam buku itu tanpa izin lebih dulu.
“Kok bisa ada nama suami saya? Padahal Gus Kautsar tidak pernah menulis itu. Kok bisa penulis tidak izin dulu kalau mau menyertakan nama suami saya di buku itu?” kata Ning Jazil mengomentari salah satu unggahan di Instagram terkait buku Islam Ala Prabowo.
Bantahan keterlibatan Gus Kaustar dalam penulisan buku Islam Ala Prabowo juga sempat disampaikan Ning Jazil lewat unggahan Instagram Story miliknya.
Ning Jazil tidak habis pikir dengan penulis buku yang telah mencantumkan nama suaminya sebagai kontributor tulisan dalam buku tersebut.
Menurutnya, penulis seharusnya meminta izin lebih dulu sebelum mencantumkan nama suaminya.
“Kok bisa-bisanya ada suami saya di byku ini? Hei penulis, minimal izin/pamit dulu kalau mau nyantumin nama,” tegasnya.
Diketahui, Penulisan buku berjudul ‘Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam’ itu diinisiasi oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama elemen pimpinan MUI, serta disusun oleh tim penulis utama yakni Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas.
Buku tersebut sebetulnya merupakan kompilasi perspektif dari sejumlah tokoh nasional, akademisi, dan ulama mengenai tafsir kepemimpinan serta nilai-nilai spiritualitas Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa nama yang turut tertera dalam daftar kontributor di antaranya Prof Yusril Ihza Mahendra, KH Said Aqil Siradj, Idrus Marham, hingga KH Asep Saifuddin Chalim.
(War/rilpolitik)



![4 terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. [Foto: Antara]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/09/1000071640-350x220.jpg)






![Massa aksi PPI gelar aksi demonstrasi dam Camping Demokrasi di depan Gedung DPRD Sumenep, Rabu (2/9/2027). [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/09/1000071317-350x220.jpg)


![4 terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. [Foto: Antara]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/09/1000071640-180x130.jpg)


