SUMENEP, Rilpolitik.com – Politikus senior PDI Perjuangan, Said Abdullah aktif turun ke lapangan menjelang pencoblosan Pilkada Sumenep 27 November mendatang.
Said Abdullah yang merupakan paman dari cabup petahana Sumenep nomor urut 2 Achmad Fauzi Wongsojudo itu belakangan kerap mengumpulkan massa yang diklaim sebagai kegiatan silaturrahmi dirinya selaku Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
Salah satunya adalah silaturrahmi Said dengan ibu-ibu PKK se-Kabupaten Sumenep yang berlangsung di Graha Wicaksana Abdi Negara pada Jumat (8/11/2024).
Pada kegiatan tersebut, Said kembali bagi-bagi uang. Uang itu dibagikan ke PKK yang ada di Kabupaten Sumenep.
Sebelumnya, Said juga terekam kamera bagi-bagi amplop ke warga dalam kegiatan silaturrahmi di Desa Beluk Raje pada Kamis (7/11/2024).
Redaksi rilpolitik.com mendapatkan foto yang merekam momen perwakilan PKK menerima uang. Berdasarkan foto tersebut, jumlah nominal uang yang dibagikan sebesar Rp10 juta per PKK.
Pada foto tersebut, tampak beberapa perwakilan PKK masing-masing memegang papan simbolis dengan tulisan, “Apresiasi desa zero stunting Kabupaten Sumenep tahun 2024 Rp10.000.000 (Ketua Banggar DPR RI)”.
Tak sekadar papan simbolis, mereka juga terlihat memegang amplop tebal berwarna cokelat diduga berisi uang sesuai nominal yang disebutkan di papan simbolis.
Sebagai informasi, Kabupaten Sumenep memiliki 330 desa dan 4 kelurahan yang tersebar di 27 Kecamatan. Jika tiap PKK di desa dan kelurahan mendapatkan Rp10 juta, maka Said perlu mengeluarkan uang sebanyak Rp3.340.000.000 (Rp3,34 miliar). Angka yang cukup fantastis untuk daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi ketiga di Jawa Timur.
Penelusuran rilpolitik.com, kegiatan silaturrahmi Said Abdullah bersama ibu-ibu PKK ini juga dihadiri oleh Cabup petahana Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Pada kegiatan tersebut, Said tampak mengenakan kaos lengan pendek warna hitam dengan tulisan “2 dua”.
Said juga kerap mengacungkan dua jari sepanjang memasuki ruangan acara diduga sebagai simbol dukungan terhadap Achmad Fauzi di Pilkada Sumenep 2024. Kode itu kemudian disambut oleh massa yang hadir dengan turut mengacungkan dua jari.
Dalam sesi foto bersama, mereka juga memperlihatkan kode dukungan untuk Achmad Fauzi melalui simbol dua jari.
(Ah/rilpolitik)










![Ahmad Shidiq mengomando warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) usir paksa ekskavator bersama pengawalnya keluar dari perairan Tapakerbau Sumenep. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260409-WA0005-350x220.jpg)






Apakah pantas bagi Seorang DPR Ikut andil dalam pilkada. ? DPR sebagai perumus UU tentang netralitas dalam Pemilu, juga ikut serta menyemarakkan Money Politic. Seakan peran DPR perlu dipertanyakan sebagai perumus UU, lembaga perwakilan yang berkadilan. Apakah mungkin gedung parlemen sedang baik-baik saja. Silahkan baca UU tentang larangan Money Politic dan Netralitas dalam Pemilu. Netralitas memang tidak menyebutkan tentang keterlibatan pihak perumus terhadap pilkada. Namun, etis tidak seorang hakim menjadi pemain pidana.