JAKARTA, Rilpolitik.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto memberikan imbauan kepada para pendukungnya untuk tidak melakukan aksi apapun menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres 2024 yang akan dibacakan pada Senin (22/4/2024).
Imbauan itu disampaikan Prabowo melalui keterangan videonya yang beredar di berbagai platform media sosial.
Dia memahami perasaan para pendukungnya atas tuduhan curang yang selama ini dituduhkan terhadap dirinya dalam memenangkan kontestasi Pilpres 2024.
Namun, Prabowo mengimbau para pendukungnya untuk tidak terprovokasi dan selalu menjaga kententraman dan kesejukan demokrasi.
Sebagai informasi, pendukung Prabowo memang berencana akan melakukan aksi damai di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini. Aksi ini diklaim akan diikuti oleh 100.000 massa pendukung.
Berikut imbauan lengkap Prabowo Subianto kepada para pendukungnya:
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita sekalian.
Shalom, Om Swastiastu, Mamo Budaya, Salam Kebajikan.
Selamat malam saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air di mana pun engkau berada, bahwa apa yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum, perolehan suara Prabowo-Gibran dalam pemilu yang baru lalu adalah sebesar 58,6 persen. Ini adalah hasil proses demokrasi, hasil perjuangan yang sungguh-sungguh dan kerja keras dari Para pemilih, dari para pendukung, dari para relawan Prabowo-Gibran, dari unsur-unsur yang mendukung Prabowo-Gibran, dari tim kampanye nasional Prabowo-Gibran.
Saudara-saudara sekalian, kami memahami bahwa tuduhan yang sangat kejam yang ditujukan kepada pasangan Prabowo-Gibran dalam memenangkan kontestasi demokratis ini di mana kami dituduh menggunakan cara-cara yang curang dengan menggunakan Bansos maupun aparat penegak hukum, kita sadari bersama bahwa itu adalah tuduhan yang tidak mendasar dan kami dapat memahami bahwa pendukung Prabowo-Gibran, para pemilih Prabowo-Gibran sungguh amat terganggu dan memiliki reaksi yang cukup menyentuh hati terhadap tuduhan-tuduhan tersebut.
Namun kami meminta kepada pendukung pasangan Prabowo-Gibran, para pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya untuk selalu waspada, selalu hati-hati dan tidak terpancing, tidak dapat diprovokasi oleh siapapun. Apalagi pihak-pihak yang menginginkan terjadi sesuatu yang menimbulkan suasana yang tidak sejuk dan suasana yang tidak tentram.
Saudara-saudara sekalian, saya Prabowo Subianto meminta dengan sungguh-sungguh kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya 96,2 juta rakyat Indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo-Gibran untuk tidak melakukan aksi apapun di depan gedung Mahkamah Konstitusi ataupun di tempat-tempat lain, apalagi di jalanan demi menjaga kesejukan demokrasi, menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, menjaga kerukunan di antara seluruh rakyat Indonesia.
Berkali-kali saya ingatkan, dengan kerukunan di antara kita, dengan rasa persatuan, dengan kearifan, dengan kesejukan, Indonesia akan mencapai cita-cita bangsa.
Saudara-saudara sekalian, marilah kita menganjurkan sikap yang sadar, sikap cinta tanah air, sikap sayang kepada rakyat Indonesia. Demi tujuan itu, saya menghimbau seluruh pendukung Prabowo-Gibran untuk sekali lagi menahan diri, berjiwa besar, berhati yang teguh dan memberi suatu dukungan tidak dengan aksi-aksi massa dan aksi-aksi di jaoan.
Hal ini tidak berarti bahwa kita lemah. Tidak. Justru orang yang kuat adalah orang yang dapat mengendalikan perasaannya. Pihak yang kuat adalah pihak yang bisa menahan diri. Pihak yang kuat adalah pihak yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan atau pribadi.
Saudara-saudara sekalian, Yakinlah, kekuatan rakyat ada di pihak kita. Cita-cita rakyat itu adalah tujuan kita. Kita tidak ragu-ragu sedikitpun bahwa saya menghimbau untuk menahan diri, tidak berarti bahwa kita lemah, tidak berarti bahwa kita gentar.
Kepada semua pihak janganlah sekali-sekali menganggap bahwa kita tidak mengerti keadaan. Kita sungguh-sungguh mengerti keadaan. Kita telah menerima mandat dari rakyat secara luar biasa dan kami siap menjalankan mandat tersebut. Tetapi saya kembali tegaskan, marilah kita tenang, sejuk, menahan diri, mempersilahkan institusi-institusi, mempersilahkan hakim-hakim Mahkamah Konstitusi menjalankan tugas mulianya dengan kearifan, dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat demi masa depan Indonesia yang kita cintai.
Terima kasih.
(War/rilpolitik)









![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)






