JAKARTA, Rilpolitik.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berani memeriksa keluarga Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam berbagai kasus dugaan korupsi.
Pernyataan itu disampaikan Hasto usai ditahan oleh KPK terkait kasus perintangan penyidikan dan kasus suap Harun Masiku, Kamis (20/2/2025).
Hasto meminta lembaga antirasuah itu untuk tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum. Ia berharap penahanan dirinya menjadi momentum bagi KPK menegakkan hukum tanpa terkecuali.
“Semoga ini menjadi momentum bagi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menegakkan hukum tanpa kecuali, termasuk memeriksa keluarga Pak Jokowi,” kata Hasto, saat akan dibawa ke Rumah Tahanan KPK.
Hasto sendiri mengaku tidak kaget dengan penahanan dirinya oleh KPK. Dia mengaku sejak awal sudah siap menerima konsekuensi politik, termasuk dikiriminalisasi secara hukum.
“Sejak awal saya katakan bahwa sebagai Sekjen PDI Perjuangan, saya dengan kepala tegak siap menerima konsekuensi apapun bagi Indonesia raya kita, karena Indonesia dibangun dengan pengorbanan jiwa dan raga. Kita adalah negeri pejuang,” kata Hasto.
“Sehingga saya tidak pernah menyesal, saya akan terus berjuang dengan api semangat yang menyala-nyala,” imbuh dia.






![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)









![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-180x130.jpg)