DaerahPolitik

Dinilai Tak Ramah Saat Ditanya Soal Pengawasan Program BK-Desa, Aktivis Centris Kecam Oknum Legislator Sumenep

×

Dinilai Tak Ramah Saat Ditanya Soal Pengawasan Program BK-Desa, Aktivis Centris Kecam Oknum Legislator Sumenep

Sebarkan artikel ini
Direktur Central Political and Religious Studies (Centris), Moh Anwar.

SUMENEP, Rilpolitik.com – Direktur Central Political and Religious Studies (Centris), Moh Anwar mengaku menemukan adanya dugaan ketidaktransparanan dalam pengerjaan proyek pembangunan jalan paving di salah satu desa di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Proyek tersebut diketahui bersumber dari dana Bantuan Keuangan (BK) Desa dengan pagu anggaran sebesar Rp100.000.000. Adapun volume jalan tersebut 161 M x 2,50 M.

Menurut Anwar, dugaan ketidakberesan muncul lantaran pada proyek tersebut sudah ada beberapa bagian yang rusak. Padahal, proyek jalan itu baru dibangun tahun 2024.

“Hasil investigasi menunjukkan pengerjaan tersebut tidak transparan dan ada sebagian yang sudah rusak” kata Anwar dalam rilis yang diterima pada Minggu (29/12/2024).

Anwar mengaku sudah berusaha untuk menanyakan terkait pengawasan dari pelaksanaan proyek tersebut ke salah satu anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Partai Demokrat. Sayangnya, pertanyaan tersebut tidak direspons dengan baik.

Justru, lanjut Anwar, jawaban sang legislator itu terkesan arogan dan sama sekali tidak menujukkan sikap layaknya seorang anggota dewan.

“Saya sangat menyayangkan dan merasa prihatin atas kualitas anggota dewan, sebagai aspirator dalam keadaan apapun seharusnya mendengarkan dan menyerap aspirasi masyarakat tanpa pilah-pilih,” ungkapnya.

Anwar mengakui, pelaksaan proyek tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawab dari tim pelaksana di bawah. Namun, katanya, hal itu seharusnya tetap tidak bisa lepas dari pengawasan.

“Beberapa kali saya tanya, jawabannya tidak sesuai dengan pertanyaan,” tuturnya.

“Akhirnya terakhir menjawab ‘alakoh laen rah’ (kerja yang lain aja lah),” sambung Anwar menirukan balasan dari oknum DPRD Sumenep yang dimaksud.

Sebab itu, Anwar mengingatkan si legislator tersebut untuk lebih bijak menanggapi situasi di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *