JAKARTA, Rilpolitik.com – Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Republik Indonesia (GMPRI) mendesak Presiden Joko Widodo untuk menganugerahi gelar pahlawan Nasional kepada almarhum Soemitro Djojohadikusumo. Soemitro merupakan ayah dari Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto.
Ketua Umum DPP GMPRI, Raja Agung Nusantara mengatakan pihaknya telah menyambangi Istana Negara untuk menyampaikan surat permohonan kepada Presiden Joko Widodo terkait permohonan penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi Soemitro. Surat diantar ke Istana Negara pada Rabu (4/9/2024).
DPP GMPRI menilai Soemitro sangat pantas dianugerahi gelar pahlawan nasional karena dianggap berjasa bagi Indonesia baik sebelum maupun sesudah kemerdekaan.
“(Soemitro) Sudah sangat pantas diberikan gelar Pahlawan Nasional karena ikut dalam perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia sebelum bangsa Indonesia merdeka sampai setelah Bangsa Indonesia Merdeka,” kata Raja Agung dalam keterangan resminya yang diterima rilpolitik.com pada Kamis (5/9/2024) malam.
Raja Agung mengatakan desakan anugerah gelar Pahlawan Nasional untuk Soemitro ini bukan tanpa alasan. Pihaknya sudah melakukan kajian dan investigasi terkait kiprah Soemitro untuk bangsa Indonesia.
“(Soemitro) terbukti berdasarkan data, fakta dan sejarah ikut terlibat dalam memperjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia, dan sudah terbukti memajukan bangsa Indonesia dalam segi politik, ekonomi pasca Indonesia merdeka di mata Nasional dan dunia Internasional,” katanya.
GMPRI pun memberi waktu 14×24 jam kepada Presiden Jokowi untuk memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Soemitro. Jika tuntutan tersebut tak dipenuhi, GMPRI mengancam akan melakukan demo besar-besaran di depan Istana Negara Jakarta.
“Apabila dalam waktu atau tempo 14×24 jam Bapak Ir. Haji Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia tidak ada respon baik atau tidak menganugrahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Almarhum Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo, maka kami dari GMPRI beserta mahasiswa dan pemuda seluruh Indonesia dari tingkat DPP, DPD, DPC PAC, PRT dan Komisariat di setiap kampus dan Perguruan Tinggi Se–Indonesia akan menggelar aksi besar-besaran di depan Istana Negara, terhitung mulai dari surat ini masuk,” tegasnya.
(War/rilpolitik)









![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)






