DaerahEkonomi

Bupati Sampang Dukung KEK Tembakau Sebagai Jalan Kemajuan Madura

×

Bupati Sampang Dukung KEK Tembakau Sebagai Jalan Kemajuan Madura

Sebarkan artikel ini
Bupati Sampang Slamet Junaidi.

SAMPANG, Rilpolitik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mendukung penuh gagasan Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau yang diusung Komunitas Muda Madura (KAMURA).

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Bupati Sampang, Slamet Junaidi saat memberikan sambutan dalam kegiatan Seminar dan Focus Group Discussion (FGD) bertema, ‘Kawasan Ekonomi Khusus: Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna dalam Budidaya dan Pengolahan Tembakau’ yang digelar KAMURA di Kampus Poltera Sampang, Sabtu (29/11/2025).

Pria yang akrab disapa Aba Idi itu berharap KEK Tembakau dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat Madura, khususnya para petani tembakau.

“Hari ini, dengan niat yang sama, kita punya cita-cita untuk ingin segera mewujudkan Madura ini menjadi KEK Tembakau. Sehingga ada kemandirian ekonomi di Madura,” kata dia.

Bupati menyampaikan bahwa tembakau memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi dan diyakini akan mampu mensejahterakan masyarakat jika bisa dikelola dengan baik.

Dia kemudian mencontohkan Kabupaten Pamekasan sebagai daerah yang mampu menurunkan kemiskinan ekstrem secara signifikan. Hal itu, menurut Idi, berkat maraknya kemunculan pabrik rokok lokal.

“Penurunan kemiskinan ekstrem di Pamekasan itu banyak berkurang. Kenapa? Karena di sana banyak pabrik rokok. Banyak ditopang buruh-buruh yang bekerja di pabrik rokok,” ujarnya.

Lebih lanjut, Idi menyampaikan bahwa seluruh kepala daerah di Madura harus bersinergi merumuskan strategi kemajuan untuk Madura.

“Kita selaku pemerintah daerah harus menyatukan persepsi berpikir tentang kemajuan Madura. Kita pikirkan bersama. Kita bergerak bersama sehingga apa yang kita cita-citakan terwujud. Tentunya cita-cita itu bagaimana kita mensejahterakan masyarakat Madura secara keseluruhan, bukan kelompok, bukan kabupaten, tapi madura,” ucap dia.

“Semua sama. Tapi bagaimana kita mengeksplor kekayaan alam yang ada ini, termasuk tembakau sehingga kekayaan alam di Madura ini menjadi penunjang perekonomian madura keseluruhan,” imbuhnya.

Dia meyakini dengan sinergi kepala daerah, Madura akan maju. Dia tidak ingin Madura hanya dikenal negatifnya saja.

“Kalau kita konsisten dan komitmen Insyaallah Madura akan maju. Kalau kita umpanya dari sumber daya alamnya, dari pertaniannya berjalan dengan baik, insyaallah maju. Jangan sampai Madura ini hanya dikenal hal-hal negatifnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Idi menegaskan Pemkab Sampang mendukung penetapan Madura menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau sebagai jalan kemajuan. Dia pun yakin kepala daerah lainnya di Madura juga mendukung.

“Semangat. Saya akan menyertai perjuangan (KEK Tembakau) ini. Saya pribadi maupun pemerintah siap mendukung (KEK Tembakau Madura). Insyaallah kabupaten lain akan mendukung juga karena kita mau disadari atau tidak perekomian Madura ini banyak ditopang oleh industri rokok di Madura,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Penyusunan Naskah Akademik KEK Tembakau Madura-Komunitas Muda Madura (KAMURA) Subairi Muzakki menyampaikan bahwa pihaknya sudah bersilaturrahmi ke seluruh kepala daerah di Madura berkaitan dengan gagasan KEK Tembakau yang diusungnya.

Menurut dia, semua kepala daerah di Madura satu suara: mendukung KEK Tembakau sebagai momentum kebangkitan perekonomian Madura.

“Respons semua kepala daerah satu, mendukung KEK tembakau. Mendukung gagasan (KEK Tembakau) ini karena inilah momentum ekonomi madura kembali menentukan arahnya yg sebelum ada pabrik rokok arahnya biasa saja. Kita mengirim bahan mentah ke luar sehingga tidak ada perubahan di Madura,” tutur Subairi dalam sambutannya.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *