JAKARTA, Rilpolitik.com – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan kunjungan ke Temasek di Singapura. Hal ini dalam rangka penjajakan investasi dan proses pembelajaran secara langsung untuk dibawa, dipelajari, dan diterapkan ke Indonesia.
Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera mengatakan dalam kunjungan tersebut pihaknya meminta masukan dari Temasek berkaitan dengan pembentukan Danantara di Indonesia.
“Sebagai lembaga yang besar, Temasek yang telah berdiri sejak 1974, maka kami meminta saran, masukan berkaitan tentang program Danantara yang sedang diusahakan oleh Bapak Presiden Prabowo. Semoga bisa menyamai Temasek, bahkan melebihi Temasek di masa yang akan datang,” kata Mardani dalam keterangannya yang diterima rilpolitik.com pada Minggu (9/3/2025).
Melalui kunjungan ini, Mardani berkesimpulan bahwa Temasek sukses karena mengutamakan integritas, lepas dari politik dan benar-benar independen mengelola keuangan investor.
“Dari Temasek kita belajar tentang integritas. Beberapa kali mereka menyebut bahwa menerapkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja maksimal sehingga tercipta trust dari semua pihak. Pun, pemerintahnya menerapkan kepastian hukum yang membuat para investor semakin yakin mempercayakan Temasek dalam berinvestasi. Perpaduan super; Temasek yang berintegritas dan pemerintah yang sungguh-sungguh,”’ujar dia.
Sementara itu, perwakilan Temasek, Ashok Mirpury menjelaskan inti dari pengelolaan finansial adalah kepercayaan, akuntabilitas, transparansi, dan kepastian hukum. Menurutnya, tanpa adanya keempat komponen tersebut, negara bahkan masyarakat sendiri pun akan sulit percaya.
“Kami menekankan keempat hal tersebut dalam pengelolaan keuangan kami, sehingga publik percaya dan berani investasi kepada kami. Dan memang itu butuh waktu, kami saja lima puluh tahun untuk mencapai di titik ini dan akan terus berjuang demi kepercayaan publik, juga dari dalam kami mencoba transparan, serta pemerintah memberi kepastian hukum yang jelas atas investasi yang masuk, seberapa pun nilainya,” kata Ashok Mirpury.
Diketahui, Temasek adalah lembaga keuangan di Singapura yang telah berdiri selama hampir lima puluh tahun. Kemampuannya mengelola keuangan di Singapura tak hanya dipercaya oleh publik negara tersebut, namun juga oleh investor-investor negara lain di dunia. Bahkan disinyalir beberapa investasi di Indonesia justru melalui Singapura (Temasek), sebagai bukti penting dan besarnya kepercayaan negara-negara lain atas Temasek.
Kedatangan BKSAP ke Temasek di Singapura adalah rangkaian kegiatan Kunjungan Diplomasi (Kundip) BKSAP pasca dibentuknya GKSAB pada 30 Januari 2025 oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Singapura menjadi negara pertama yang dikunjungi oleh seluruh pimpinan BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera (Ketua BKSAP, dari FPKS), dan tiga wakil ketua; Bramantyo Suwondo (Fraksi Partai Demokrat), Muhammad Husein Fadlulloh (Fraksi Gerindra), Ravindra Airlangga (Fraksi Golkar), Irine Yusiana Roba Putri (Fraksi PDI-P).







![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)








