SUMENEP, Rilpolitik.com – Sejumlah tokoh politik di Sumenep sedang berlomba-lomba untuk dapat merebut posisi kursi Calon Wakil Bupati (Cawabup) pendamping Achmad Fauzi yang notabene Calon Bupati (Cabup) petahana pada Pilkada 2024.
Catatan rilpolitik.com, hingga saat ini sudah ada 7 figur yang mendaftar ke PDI Perjuangan untuk posisi Cawabup pendamping Fauzi. Salah satunya adalah Wakil Bupati Sumenep saat ini, Nyai Hj. Dewi Khalifah atau Nyai Eva.
Nyai Eva tak mau ambil pusing dengan banyaknya tokoh politik yang sedang berusaha menggantikan posisinya. Dia memasrahkan hal tersebut sepenuhnya kepada kebijakan PDIP untuk memilih Bakal Cawabup sesuai mekanisme yang berlaku di internal partai berlambang kepala banteng itu.
“Kita ikuti saja prosesnya karena setiap partai
kan pasti punya mekanisme,” kata Eva saat dikonfirmasi rilpolitik.com usai acara Halalbihalal dan Harlah ke-64 PMII di Lapangan Gotong Royong Sumenep pada Sabtu (11/5/2024) malam.
Dia meyakini semua bakal calon yang mendaftar ke PDIP memiliki kapasitas dan semangat yang sama, yakni membangun Sumenep menjadi lebih baik.
“Saya yakin semua bakal calon yang mendaftar tentu mempunyai potensi, yang mereka tentunya juga punya semangat yang sama untuk membangun Kabupaten Sumenep,” ucap dia.
Eva mengatakan, dirinya berusaha untuk kembali maju di Pilkada Sumenep dan berduet dengan Fauzi sebagai sebuah ikhtiar untuk menunaikan wasiat almarhum suaminya, KH. Syafraji.
Dia juga mengatakan akan menerima apa pun yang menjadi keputusan PDIP terkait posisi Cawabup nanti.
“Intinya kalau saya, saya berikhtiar sesuai dengan amanah wasiat almarhum,” katanya.
“Selanjutnya saya memasrahkan semuanya kepada perjalanan mekanisme partai dan kita harus menghormati nanti apapun keputusannya,” sambung dia.
Saat ditanya soal kemungkinan ada rencana lain jika misalnya gagal jadi Cawabup pendamping Fauzi, Eva menjawab diplomatis. Dia mengaku masih fokus menjaga wasiat suaminya.
“Sampai saat ini saya masih fokus menjaga amanah itu,” kata Eva.
Lebih lanjut, Eva mengaku pihaknya terus menjalin komunikasi dengan PDIP. Menurutnya, komunikasinya berjalan dengan baik.
“Ya kita berkomunikasi bagaimana layaknya orang yang mendaftarkan. Tentu komunikasi kami lakukan secara baik,” ujarnya.
Sementara soal komunikasinya dengan Fauzi terkait Pilkada Sumenep, Eva enggan mengungkapkan. Dia menyarankan untuk bertanya langsung ke Fauzi.
“Itu bisa ditanya ke Pak Fauzi,” pungkasnya sambil tertawa.
Diketahui, selain Eva, ada enam figur lain yang mendaftar ke PDIP sebagai Cawabup. Mereka adalah anggota DPRD Jawa Timur dari PKB Nurfitriana, anggota DPRD Sumenep fraksi PKB Herman Dali Kusuma, dan Ketua DPD PAN Sumenep Faisal Muhlis.
Kemudian, ada Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Utara KH Qusyairi Zaini, seorang kepala desa bernama Syamsul Arifin, dan terakhir Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir.
Nyai Eva sendiri mendaftar sebagai Cawabup ke PDIP pada Senin (6/5/2024).
(Ah/rilpolitik)










![Ahmad Shidiq mengomando warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) usir paksa ekskavator bersama pengawalnya keluar dari perairan Tapakerbau Sumenep. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260409-WA0005-350x220.jpg)





