JAKARTA, Rilpolitik.com – Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) menyatakan siap mendukung dan mengawal pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang baru saja melewati tantangan 100 hari kerja pertamanya. Dukungan ini diberikan sebagai bentuk kepercayaan terhadap visi dan komitmen mereka dalam membangun Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berdaulat.
“Misalnya tentang pembatalan pajak 12 persen, penghapusan hutang para petani, para nelayan, para UMKM. Tentu itu kebijakan yang sangat menguntungkan kita rakyat Indonesia. Pemberian makan bergizi gratis itu juga perlu diapresiasi,” tegas Koordinator Nasional HAM Indonesia, Asip Irama, dalam pernyataan sikapnya di Jakarta pada Kamis (27/2/2025).
Asip juga menyinggung berbagai komentar negatif yang cenderung melihat kinerja pemerintahan secara hitam putih. Ia mencontohkan kritik KontraS baru-baru ini yang dinilai cenderung hanya melihat aspek negatifnya saja dari kinerja pemerintahan.
Asip meminta publik untuk memberi kesempatan bagi pemerintahan Prabowo-Gibran untuk melaksanakan janji-janji kampanyenya.
“Kami berharap semua elemen masyarakat, seperti KontraS, atau tokoh-tokoh aktivis yang kritis untuk bersikap lebih fair dalam menilai perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran. Kita berikan kesempatan bagi pemerintahan baru ini untuk bekerja dan membuktikan janji-janji mereka untuk kesejahteraan dan
kemajuan serta kemakmuran,” ujarnya.
Selain itu, Asip juga meminta semua pihak agar tidak terprovokasi oleh ajakan yang memanfaatkan situasi untuk menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.
“Kita Jangan sampai terprovokasi dengan adanya ajakan maupun aksi dari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi dengan tujuan tertentu yang dapat
menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di tengah masyarakat,” pungkasnya.










![Massa aksi PPI memprotes masa cuti anggota DPRD Sumenep Nia Kurnia Fauzi karena diduga sudah setahun lebih. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/1000063067-350x220.jpg)





