NasionalPolitik

5 Besar Calon Ketum PBNU dengan Suara Terbanyak: Gus Kikin Teratas, Gus Yahya Keempat

×

5 Besar Calon Ketum PBNU dengan Suara Terbanyak: Gus Kikin Teratas, Gus Yahya Keempat

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Sidang Pleno, Prof Ganefri.
Pimpinan Sidang Pleno, Prof Ganefri.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Sidang Pleno V Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) telah mengerucutkan nama-nama bakal calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan diusulkan ke Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk dimusyawarahkan pada Senin (31/8/2026) dini hari.

Nama-nama calon itu diusulkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

Dari seluruh usulan, hanya lima nama dengan perolehan suara terbanyak dan memenuhi syarat yang akan dibawa ke AHWA. Mereka adalah KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dengan 472 suara, KH Zulfa Mustofa dengan 262 suara, KH Abdussalam Sochib dengan 261 suara, KH Yahya Cholil Staquf dengan 258 suara, dan KH Nusron Wahid dengan 207 suara.

Pimpinan Sidang Pleno, Prof Ganefri mengatakan lima besar itu akan diverifikasi lebih dulu sebelum diserahkan ke AHWA.

“Kita tentukan dulu lima besarnya, baru kita teliti, dan kita tanyakan ke yang bersangkutan sesuai dengan Pasal 7 Tatib pemilihan Ketua Umum PBNU ini dipenuhi,” kata Ketua PWNU Sumatera Barat itu.

Ia mengatakan berdasarkan Pasal 7 Tata Tertib, calon harus memenuhi sejumlah syarat. Pertama, pernah menjadi fungsionaris pengurus harian PBNU, PWNU, PCNU, atau ketua badan otonom NU atau lembaga di tingkat pusat.

Kedua, tidak sedang menempati jabatan politik. Ketiga, tidak menjabat sebagai pengurus partai politik atau organisasi yang berafiliasi dengan partai politik dalam satu tahun terakhir.

“Keempat, tidak pernah dikenakan tindakan organisatoris atau kepengurusan yang dipimpinnya dan kelima mendapat persetujuan tertulis dari Rais Aam,” ujarnya.

Selain kelima nama tersebut, sejumlah nama lain juga masuk dalam usulan meski perolehan suaranya di bawah lima besar, di antaranya KH Yusuf Chudori 176 suara, H Saifullah Yusuf 174 suara, KH Abdul Ghaffar Rozin 155 suara, H Gudfan Arif 108, dan H Kamaruddin Amin 104, Prof Mohammad Nuh 94 suara.

Baca juga:  Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU Periode 2026-2031

Ganefri menjelaskan seluruh nama yang diusulkan peserta Muktamar akan diperiksa kelengkapan syaratnya terlebih dahulu sebelum diserahkan kepada AHWA untuk dimusyawarahkan dalam sidang tertutup.

“Sebelum kami serahkan, nama-nama tersebut akan kami panggil, akan kami apakah memenuhi syarat sesuai pasal 7 atau tidak,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *