JAKARTA, Rilpolitik.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah tidak akan melibatkan Babinsa dalam untuk menagih pajak. Menurutnya, penagihan sepenuhnya akan dilakukan oleh pegawai Direktorat Jenderal Pajak.
“Nggak, kita nggak pakai Babinsa. Jadi itu kelihatannya kita biasa orang-orang pajak ngumpulin,” tegas Purbaya pada Jumat (31/7/2026).
Purbaya juga menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan pajak dan memburu wajib pajak secara berlebihan. Pemerintah hanya akan fokus memperluas kepatuhan pajak dengan memastikan pihak yang selama ini belum membayar pajak mulai memenuhi kewajibannya sesuai aturan.
“Eggak akan ada kenaikan tarif pajak maupun kita kejar-kejar. Kata Bapak Presiden (Prabowo Subianto) tadi berburu di kebun binatang, nggak ada seperti itu. Kita ekstensifikasi untuk memastikan yang tadinya nggak bayar pajak, bayar sesuai aturan,” tegas Purbaya.
Purbaya menilai langkah tersebut cukup untuk mendorong pertumbuhan penerimaan pajak. Ia menyinggung capaian penerimaan pajak semester I 2026 yang berhasil naik 24%.
“Jadi nggak ada kenaikan, hanya membalikkan semua sesuai aturan. Itu aja bisa naikkin pertumbuhannya 24% kan,” tuturnya
Purbaya menambahkan, dirinya optimistis mayoritas kantor wilayah (kanwil) Direktorat Jenderal Pajak mampu memenuhi target penerimaan tahun ini. Bahkan lebih dari separuh kanwil diperkirakan dapat melampaui target.





![Bea Cukai dan Polri Gagalkan Upaya Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Cair Senilai Rp17,5 M di Surabaya. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/07/1000067937-350x220.jpg)









![Bea Cukai dan Polri Gagalkan Upaya Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Cair Senilai Rp17,5 M di Surabaya. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/07/1000067937-180x130.jpg)
