SUMENEP, Rilpolitik.com – Calon Bupati petahana Sumenep 2024, Achmad Fauzi Wongsojudo mengunjungi Pulau Pagerungan Kecil untuk berkampanye pada Rabu (13/11/2024). Namun, kedatangan Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu mendapat respons sinis dari pemuda lokal.
Aktivis muda asal Pagerungan Kecil, Irfan Maftuh mengaku kaget Fauzi tiba-tiba berkunjung ke kampung halamannya untuk berkampanye.
Padahal, katanya, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu tak pernah peduli terhadap penderitaan masyarakat Pagerungan Kecil selama menjabat sebagai Bupati Sumenep periode 2021-2024.
“Saya sangat kaget dan terkejut Achmad Fauzi mantan Bupati Sumenep sekaligus calon Bupati Sumenep 2024-2029 datang ke Pagerungan Kecil untuk kampanye,” kata Maftuh dalam keterangannya pada Rabu (13/11/2024).
“(Fauzi) Selama menjabat sebagai Bupati Sumenep tidak pernah sama sekali datang dan tidak pernah mau tau terhadap kondisi warga di Pagerungan Kecil yang masih merasakan ketertinggalan dari pendidikan, perekonomian, dan lampu penerangan,” sambungnya.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (DPP Formapi) itu menuding Fauzi dan tim kampanyenya tidak tahu malu. Menurutnya, mereka seharusnya malu datang ke daerah yang selama ini tidak pernah tersentuh oleh kebijakannya.
Ia menilai kedatangan Fauzi ke Pagerungan Kecil tujuannya tak ada lain hanya untuk mendapatkan suara elektoral di Pilkada Sumenep 2024 dari masyarakat yang sebenarnya selama ini terpinggirkan dari kebijakannya.
“Saya heran sama Fauzi dan Pejabat yang mendampinginya untuk kampanye di Pagerungan Kecil. Soalnya selama Fauzi jadi Bupati tidak ada dampak positif terhadap masyarakat Kepulauan, khususnya Pagerungan Kecil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Maftuh berpesan kepada masyarakat Pulau Pagerungan Kecil untuk lebih teliti dalam memilih pemimpin pada Pilkada Sumenep 2024.
“Masyarakat harus kroscek kembali rekam jejak calon pemimpin Pilkada 2024,” ucapnya.
Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) itu pun secara blak-blakan menyebut kepemimpinan Fauzi selama periode 2021-2024 tidak memberikan dampak positif terhadap masyarakat kepulauan.
“Saya kira masyarakat Pagerungan kecil udah pada pinter dan paham bagaimana seorang Fauzi ketika memimpin Sumenep kemaren tidak ada dampak positif kebijakan Achmad Fauzi ke Masyarakat pulau-pulau, khususnya Pulau Pagerungan kecil yang mana masih tertinggal dari segi pendidikan, kesejahteraan, dan penerangan listrik,” pungkasnya.
(Ah/rilpolitik)










![Ahmad Shidiq mengomando warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) usir paksa ekskavator bersama pengawalnya keluar dari perairan Tapakerbau Sumenep. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260409-WA0005-350x220.jpg)





