JAKARTA, Rilpolitik.com – Partai Demokrat memberi nilai positif terhadap 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, program pro rakyat Jokowi sejalan dan merupakan kelanjutan dari program presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pernyataan itu disampaikan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani merespons hasil survei LSI Denny JA yang menunjukkan kepuasan masyarakat di akhir pemerintahan Jokowi mencapai 80,8 persen.
“Kami memberikan penilaian positif dalam 10 tahun kepemimpinan Pak Jokowi, utamanya dalam pembangunan infrastruktur, investasi, reforma agraria dan program-program pro-rakyat yang menjadi kelanjutan program pro-rakyat pemerintahan Pak SBY sebelumnya,” kata Kamhar kepada wartawan di Jakarta pada Selasa (15/10/2024).
Namun demikian, Kamhar juga memberikan catatan terhadap pemerintah Jokowi. Menurutnya, pemberantasan korupsi hingga kualitas demokrasi harus ditingkatkan ke depannya.
“Namun tentunya ada juga yang menjadi catatan yang mesti diperbaiki di pemerintahan mendatang. Antara lain pada pemberantasan korupsi, penegakan hukum, serta peningkatan derajat dan kualitas demokrasi. Ini yang kami nilai penting untuk diperbaiki dan ditingkatkan di pemerintahan mendatang,” tutur dia.
Diketahui, Demokrat merupakan bagian dari partai oposisi selama 9 tahun lebih Jokowi memimpin Indonesia. Partai berlambang bintang mercy itu tercatat sangat kritis terhadap berbagai kebijakan Jokowi. Salah satunya soal pemindahan ibu kota negara dan program lumbung pangan.
Namun, sikap oposisi itu kemudian berubah sejak Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dilantik sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) oleh Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta pada 21 Februari 2024.








![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)







