NasionalPolitik

Teror Kepala Babi ke Tempo Bentuk Pembungkaman Kebebasan Pers

×

Teror Kepala Babi ke Tempo Bentuk Pembungkaman Kebebasan Pers

Sebarkan artikel ini
Teror kepala babi ke kantor redaksi Tempo. [Foto: X @alabamaruin]

JAKARTA, Rilpolitik.com – Kantor redaksi Tempo mendapat kiriman misterius berisi kepala babi dengan kondisi kedua telinganya terpotong.

Kepala babi itu dibungkus dengan kardus, stayrofoam, dan plastik. Tak ada pesan khusus dalam paket tak dikenal itu, kecuali sebuah kata “Cica”.

Cica merupakan nama salah satu jurnalis investigatif Tempo sekaligus host Sinar Bocor Alur Politik Tempo, Francisca Christy Rosana.

Terkait hal itu, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luluk Nur Hamidah menilai teror kepala babi itu merupakan bentuk intimidasi dan upaya pembungkaman terhadap kebebasan pers.

“Teror kepala babi di kantor @tempodotco yang ditujukan untuk Cica, jurnalis perempuan yang saya kenal baik, sungguh merupakan bentuk intimidasi, kekerasan dan upaya pembungkaman kebebasan pers,” kata Luluk dalam pernyataan yang diunggah di akun X resminya pada Sabtu (22/3/2025).

Menurut mantan Calon Gubernur Jawa Timur 2024 itu, teror tersebut tak bisa dibenarkan dengan alasan apapun.

“Ini nggak bisa dibenarkan. Kenapa Cica? Dia target, kebetulan atau karena dia perempuan?” ujarnya.

Luluk kemudian menyindir respons Juru Bicara Presiden Hasan Nasbi yang meminta agar kepala babi itu dimasak saja. Luluk mempertanyakan pola pikir Hasan.

“Udah gitu ada yang kasih saran agar kepala babi itu dimasak aja. Anda waras bung?” pungkas.

Diketahui, paket kepala babi itu diterima pihak keamanan kantor Tempo pada Rabu (19/3/2025), dan baru diterima Cica pada Kamis (20/3/2025) sore, sekembalinya dari liputan. Kepala babi itu dalam kondisi bau busuk saat dibuka.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *