JAKARTA, Rilpolitik.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang mencapai level Rp16.860-an.
Purbaya mengatakan kondisi ini tidak akan lama. Ia meyakini nilai tukar rupiah akan berbalik menguat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian nasional.
Bahkan, dia meyakini nilai tukar rupiah akan kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat dalam dua minggu ke depan.
“Dua minggu ini (akan menguat). Kalau nanti ekonominya membaik terus, harusnya rupiah akan menguat juga, hampir otomatis. Kenapa? Karena orang modal-modal Asia akan masuk, mereka akan masuk ke tempat yang negara yang janjikan pertumbuhan lebih tinggi,” ujar Purbaya kepada wartawan, Rabu (14/1/206).
Menurut Purbaya, kinerja ekonomi Indonesia menunjukkan tren yang positif. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025 diperkirakan berada di kisaran 5,4%.
“Tahun-tahun ini mungkin kita bisa tumbuh ke arah 6%. Kita akan dorong ke arah sana, jadi kalau itu sudah mereka yakin, jadi anda nggak usah takut fondasi kuat, rupiah akan masuk, karena modal akan masuk sini dan orang-orang Indonesia yang ngeluarin uangnya di sana keluar negeri juga akan balik. Kenapa? Dia akan berbisnis di sini, karena orang Indonesia nggak bisa berbisnis di luar negeri, karena nggak bisa bersaing sehat di sana,” terangnya.















