JAKARTA, Rilpolitik.com – Janji Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil (RK) akan memperbanyak tenaga pengajar Kristen dan sekolah Minggu jika terpilih pada Pilgub Jakarta 2024 dipertanyakan. Sebab, janji itu dinilai bertolak belakang dengan track record RK selama menjadi Gubernur Jawa Barat (Jabar).
Hal itu disampaikan oleh pegiat media sosial, Jhon Sitorus di akun X, @JhonSitorus_18 pada Jumat (11/10/2024).
Jhon mengungkap, kasus intoleransi di Jawa Barat justru marak selama di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil. Bahkan, katanya tertinggi di Indonesia.
“Jawa Barat selama Ridwan Kamil jadi Gubernur adalah provinsi dengan angka INTOLERANSI TERTINGGI di Indonesia,” kata Jhon.
“Tahun 2022 misalnya, ada 26 kasus Intoleransi di Jawa Barat (Terbanyak se Indonesia),” ungkapnya.
Sebab itu, Jhon mempertanyakan janji RK untuk mempebanyak guru Kristen dan sekolah Minggu.
“Bagaimana tiba2 ngaku2 mau perbanyak guru kristen dan sekolah minggu sementara rekam jejaknya GAGAL mengatasi Intoleransi?” tanya dia.
Diketahui, Ridwan Kamil berjanji akan memperbanyak tenaga pengajar agama Kristen dan sekolah Minggu. Janji itu disebut sebagai komitmen untuk tidak membeda-bedakan antaragama di Jakarta.
Janji itu disampaikan Ridwan Kamil di hadapan Ketua Umum Persekutuan Gereja Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI), Pendeta Jason Balompapueng, di kantor pusat PGPI di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (11/10/2024).
















