EkonomiNasional

Purbaya Ancam Tarik Anggaran Kementerian PKP Jika Penyerapannya Tak Maksimal

×

Purbaya Ancam Tarik Anggaran Kementerian PKP Jika Penyerapannya Tak Maksimal

Sebarkan artikel ini
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan Menteri PKP Maruarar Sirait (kanan).

JAKARTA, Rilpolitik.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan menarikan anggaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) jika tidak terserap secara maksimal.

Hal itu disampaikan Purbaya di hadapan Menteri PKP, Maruarar Sirait usai acara pertemuan si Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Purbaya mengatakan, Kementerian Keuangan akan mengevaluasi penyerapan APBN di Kementerian PKP dan melihat progresnya hingga akhir bulan ini.

“Saya ingin lihat akhir bulan seperti apa. Nanti kalau bagus, ya kita nggak pindahin uangnya. Tapi kalau ada masalah, ya kita pindahin tempat lain dulu,” ujar Purbaya.

Purbaya sendiri melihat Kementerian PKP telah menyiapkan beberapa strategi agar penyerapan anggaran dapat maksimal. Utamanya mengenai penyerapan KPR subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang harus terserap 350 ribu unit tahun ini.

Purbaya juga menilai cara kerja Ara sudah efektif. Namun, ia memberikan sedikit catatan agar Ara lebih keras lagi untuk mendorong percepatan penyerapannya. Sebab, ia menemukan penyerapan anggaran saat ini belum maksimal.

“Tadi memang ada beberapa bagian yang masih agak lambat penyerapannya, tapi kita ada diskusi bareng tadi, apa masalahnya? Ada beberapa batasan di publik, dan kita pikir-pikir nanti caranya bagaimana untuk menghilangkan itu dalam waktu dekat,” ungkap Purbaya.

Meski begitu, kata dia, ada penyerapan anggaran di Kementerian PKP yang belum maksimal. Ia mendorong Ara agar bisa mencarikan solusi.

“Ada beberapa bagian yang masih agak lambat penyerapannya, tapi kita ada diskusi bareng tadi, apa masalahnya? Ada beberapa batasan di publik, dan kita pikir-pikir nanti caranya bagaimana untuk menghilangkan itu dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ara optimis penyerapan anggaran mencapai 96 persen hingga Desember 2025.

“Saya janjikan penyerapan kami di Desember akhir itu, ya paling tidak 96 persen itu akan tercapai,” kata Ara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *