JAKARTA, Rilpolitik.com – Pengamat politik Indonesia, Boni Hargens meyakini Presiden terpilih Prabowo Subianto akan melanjutkan program-program yang sudah dilakukan pendahulunya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam 10 tahun terakhir.
Boni mengakui Prabowo dan Jokowi memiliki karakter kepemimpinan yang berbeda. Namun, menurutnya, keduanya memiliki satu visi yang sama, yaitu menjadikan Indonesia semakin maju.
Hal itu disampaikan Boni Hargens saat menghadiri kegiatan Seminar Nasional Organisasi Masyarakat Sipil Sebagai Pilar Demokrasi: Menjaga Harmoni dan Stabilitas di Tengah Transisi Pemerintahan, yang diselenggarakan oleh Lingkar Studi Politik Indonesia (LSPI) di Diradja Hotel, Jakarta Selatan pada Kamis (10/10/2024),
“Beda orang, beda karakter. Pak Jokowi punya karakter berbeda dengan Pak Prabowo. Tetapi mereka punya satu visi yang sama, yaitu bagaiamana Indonesia harus semakin maju,”
“Nah, maka apa yang sudah dilakukan 10 tahun Jokowi itu pasti dilanjutkan oleh Pak Prabowo,” imbuhnya.
Tak sekadar melanjutkan, menurut Boni, Prabowo juga akan melakukan berbagai penguatan. Ia mencontohkan dalam hal penanganan separatisme dan terorisme.
“Ada penguatan-penguatan yang serius dari Pak Prabowo. Misalnya, dalam pendekatan merespons konflik-konflik internal seperti separatisme, terorisme itu pasti karena ini kan beda pemimpin beda fokus,” ujarnya.
“Tetapi ada beberapa hal yang sama. Pemerintahan Pak Prabowo akan komit untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur, sumber daya manusia dan sebagainya yang sudah dilakukan Pak Jokowi,” sambung dia.
Boni berpandangan, hubungan Prabowo dan Jokowi akan terus harmonis. Ia menilai keduanya saling membutuhkan.
“Saya kira keduanya akan terus saling memback up. Bukan karena ada Gibran sebagai wakil presiden tetapi memang Pak Prabowo dan Pak Jokowi saling membutuhkan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia itu berbicara terkait pentingnya pemerintahan Prabowo Subianto mendatang melibatkan PDI Perjuangan di kabinet.
“Saya lebih meyakini pemerintahan ini akan semakin kuat jika ada PDI Perjuangan di situ, ikut serta memberikan kontribusinya,” pungkasnya.
(Ah/rilpolitik)
















