SUMENEP, Rilpolitik.com – Persoalan mati listrik secara tiba-tiba atau dadakan dan berulang di Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur, hingga kini disebut belum selesai. Hal itu diungkap seorang pemuda asal Kangean, Akhmad Sujieono.
Ujie mengaku kecewa terhadap PLN karena pemadaman yang terus berulang tanpa adanya penjelasan yang pasti terkait penyebabnya.
“Padamnya listrik yang berulang-ulang tanpa penjelasan yang akurat dari pihak PLN ini tidak hanya menimbulkan keresahan, akan tetapi juga kekecewaan, bahkan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat,” kata Ujie di Sumenep, Selasa (3/2/2026).
Padahal, kata dia, listrik merupakan kebutuhan vital yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ujie mengungkap pemadaman yang secara tiba-tiba dan berulang itu telah menyebabkan banyak barang elektronik milik masyarakat yang mengalami kerusakan.
“Kalau sudah pemadamannya tidak ada pemberitahuan atau tiba-tiba mati, tiba-tiba hidup tanpa alasan, yang mengharuskan masyarakat menunggu berjam-jam, ini kan repot. Karena banyak masyarakat yang mengeluh banyaknya kerusakan elektronik miliknya seperti, tv, kulkas, mesin cuci dll,” tuturnya.
“Kalau sudah terjadi seperti ini lalu siapa yang akan bertanggung jawab, apa mungkin pihak PLN mau ganti rugi kerusakan tersebut?” imbuh dia.
Ironisnya, kata dia, PLN hingga saat ini belum bisa memberikan jawaban serta langkah-langkah kongkrit atas persoalan tersebut. “Kalau hanya dengan alasan perbaikan dan pemeliharaan, saya rasa itu belum sepenuhnya mencerminkan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Sebab itu, Ujie berharap PLN ULP Kangean agar melakukan evaluasi sistem kelistrikan di Kangean dan memperbaiki pola komunikasi dengan masyarakat.
“Transparansi informasi mengenai penyebab pemadaman, estimasi waktu pemulihan, serta rencana perbaikan jangka panjang merupakan kewajiban hukum sekaligus moral,” pungkasnya.



![Warga Desa Torjek laporkan dugaan aksi pengancaman menggunakan celurit ke Polsek Kangayan. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260315-WA0002-350x220.jpg)









![Warga Desa Torjek laporkan dugaan aksi pengancaman menggunakan celurit ke Polsek Kangayan. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260315-WA0002-180x130.jpg)


