JAKARTA, Rilpolitik.com – Anies Baswedan digadang-gadang maju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta melalui PDI Perjuangan usai ditinggal PKS, Nasdem, dan PKB. Namun, hingga kini PDIP belum juga menyatakan sikapnya. Padahal, pembukaan pendaftaran pasangan calon Pilkada tinggal menghitung hari.
Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah mengatakan, nasib Anies Baswedan di Pilgub Jakarta masih menunggu keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Kalau untuk calon gubernur DKI Jakarta sampai saat ini keputusan masih dipertimbangkan Bu Megawati Soekarnoputri,” kata Basarah kepada wartawan pada Minggu (25/8/2024).
Basarah mengakui Anies yang juga Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu masuk dalam daftar bursa Cagub Jakarta dari PDIP.
“Anies masuk dalam menu yang kami sajikan untuk dipertimbangkan sebagai kandidat calon gubernur DKI Jakarta,” ucapnya.
Selain Anies, kata Basarah, ada nama lain dari inernal PDIP yang menjadi kandidat cagub Jakarta seperti Rano Karno, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Andika Perkasa.
Soal syarat Anies harus menjadi kader PDIP untuk bisa diusung, Basarah mengungkapkan, banyak opsi yang bisa digunakan seperti kerja sama politik dengan tokoh eksternal atau diluar PDIP.
“Yang paling penting bukan status formalitas ber-KTA atau tidak, tapi hati, pikiran, perbuatan sama dan sebangun dengan visi dan idealisime PDIP,” kata Basarah.
Basarah mengatakan, calon gubernur DKI akan diumumkan Megawati berbarengan dengan pengumuman rekomendasi calon gubernur gelombang ketiga dalam waktu dekat ini. Opsi untuk Anies, dia menambahkan, “Biarkan saja mengalir dan bermuara yang terbaik untuk semua,” katanya.










![Massa aksi PPI memprotes masa cuti anggota DPRD Sumenep Nia Kurnia Fauzi karena diduga sudah setahun lebih. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/1000063067-350x220.jpg)





