HukumNasional

KPK Duga Kabid Ekonomi PBNU Terima Duit Haram Kuota Haji

×

KPK Duga Kabid Ekonomi PBNU Terima Duit Haram Kuota Haji

Sebarkan artikel ini
Jubir KPK Budi Prasetyo.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya aliran dana hasil dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan di Kementerian Agama (Kemenag) era Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas ke Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Aizzudin Abdurrahman.

Hal itu yang menjadi alasan penyidik KPK memeriksa Aizzudin sebagai saksi pada Selasa (13/1/2026).

“Ada dugaan aliran kepada yang bersangkutan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Budi menjelaskan, penyidik mendalami adanya dugaan penerimaan uang tersebut dalam pemeriksaan terhadap Aizzudin.

“Ini didalami maksudnya seperti apa, tujuannya untuk apa, kemudian bagaimana proses dan mekanisme aliran uang itu bisa terjadi,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi mengenai aliran uang kepada PBNU, Budi mengatakan saat ini pihaknya masih fokus menelusuri aliran dana kepada pribadi Aizzudin. “Saat ini masih terkait dengan yang bersangkutan,” katanya.

Sementara itu, Aizzudin membantah tudingan menerima uang dugaan korupsi kuota haji tambahan. Dia juga membantah tudingan aliran uang ke PBNU.

“Sejauh ini enggak ada ya,” kata Aizzudin usai menjalani pemeriksaan.

Dia enggan berbicara banyak mengenai pemeriksaannya tersebut. Sebab, menurut dia, hal itu menjadi wewenang KPK.

“Itu yang berwenang beliau-beliau (penyidik). Jadi, kalau mau ada tanya ke beliau saja,” ucap Aizzudin.

“InsyaAllah kita doakan semua yang terbaik, yang maslahat, enggak ada masalah apa pun, dan ini menjadi muhasabah, introspeksi untuk semuanya khususnya pengurus Nahdlatul Ulama. Cukup sudah kemarin ramai seperti itu dan seterusnya, ada kepentingan yang lebih besar yaitu umat, organisasi, bangsa dan negara,” katanya.

Diketahui, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan. Keduanya adalah mantan Menag Yaqut Cholil Quomas dan stafsusnya Ishfah Abidal Azis atau Gus Alex.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *