NasionalPolitik

Jogja Memanas! SEMA PTKIN Seluruh Indonesia Serukan Tolak Pelantikan Gibran Sebagai Wapres

×

Jogja Memanas! SEMA PTKIN Seluruh Indonesia Serukan Tolak Pelantikan Gibran Sebagai Wapres

Sebarkan artikel ini
Koordinator Pusat SEMA PTKIN Seluruh Indonesia Ahmad Musthafa Roja. [Tangkapan layar]

SLEMAN, Rilpolitik.com – Menjelang berakhirnya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SEMA PTKIN) seluruh Indonesia akan menggelar kosolidasi ‘Raport Merah Dinasti Mulyono’. Nama Mulyono merujuk pada nama kecil Presiden Jokowi.

Hal itu disampaikan Koordinator Pusat SEMA PTKIN, Ahmad Musthafa Roja dalam pernyataan videonya yang diterima rilpolitik.com pada Kamis (3/10/2024).

“Melihat berbagai dinamika terakhir ini, kami SEMA PTKIN seluruh Indonesia menyerukan konsolidasi di Yogyakarta dengan narasi ‘Raport Merah Dinasti Mulyono’,” kata Roja dengan didampingi sejumlah pengurus SEMA PTKIN seluruh Indonesia.

Dalam pernyataannya, Roja menyampaikan beberapa tuntutan. Salah satunya adalah menolak pelantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wapres terpilih karena dianggap inkonstitusional.

Tak hanya itu, mereka juga menuntut negara untuk mengusut tuntas akun Kaskus Fufufafa yang diduga kuat merupakan milik Wapres terpilih, Gibran. Mereka menilai akun tersebut rasis dan mengandung ujaran kebencian.

“Tolak pelantikan Wakil Presiden yang inkonstitusional; usut tuntas dan adili akun Fufufafa yang rasis dan mengandung ujaran kebencian,” ujarnya.

Kemudian, mereka juga menyuarakan reformasi dan demokrasi serta penegakan hukum. “10 tahun reformasi yang dikorupsi; serta pembegalan konstitusi; dan demokrasi yang dikebiri, KPK yang diamputasi,” ucapnya.

Terakhir, mereka menuntut agar sejumlah pelanggaran HAM masa lalu diusut tuntas. Sebab, mereka menilai penyelesaian masalah HAM di Indonesia tidak jelas.

“Usut tuntas beberapa pelanggaran HAM yang belum ada kejelasan sampai saat ini,” tegasnya.

Sebab itu, SEMA PTKIN seluruh Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan konsolidasi yang akan digelar di UIN Sunan Kalijaga Yogayakarta pada Jumat (4/10/2024).

“Kami mengajak seluruh masyarakat, mahasiswa, kaum buruh, dan kaum terpelajar untuk konsolidasi pada hari Jumat, 4 Oktober 2024, jam 8 malam di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,” serunya.

“Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia!” Pungkasnya.

Diketahui, pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Makruf Amin akan berakhir pada 20 Oktober mendatang. Sebagai penggantinya adalah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming yang memenangi Pilpres 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *