JAKARTA, Rilpolitik.com – Sebuah akun di media sosial X diduga pendukung Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyebut Ganjar Pranowo tidak mungkin menang Pilkada Jawa Tengah tanpa disokong Jokowi. Loyalis Ganjar, Chusnul Chotimah pun memberikan respons. Dia menyebut logika pendukung Jokowi itu terbalik.
“Jokower sekarang jadi kampret, otaknya terbalik,” kata Chusnul dalam unggahannya di X, @ch_chotimah2 merespon cuitan akun diduga pendukung Jokowi pada Sabtu (25/5/2024).
Chusnul menjelaskan, Ganjar sudah jadi Gubernur Jateng sebelum Jokowi menjabat Presiden.
“Ganjar itu sudah jadi Gub sebelum Jokowi jadi presiden,” ujarnya.
Chusnul mengatakan, Ganjar justru yang secara nyata ikut membantu pemenangan Jokowi dalam dua kali Pilpres 2014 dan 2019 meskipun pada akhirnya dibalas dengan pengkhianatan.
Chusnul menyertakan bukti keterlibatan Ganjar dalam memenangkan Jokowi saat Pilpres 2014 melalui tangkapan layar pemberitaan media online.
Tak hanya saat Pilpres 2014, Ganjar juga terlibat dalam kampanye pemenangan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada Solo 2020.
Bahkan, mantan Calon Presiden (Capres) 2024 itu juga ikut mengkampanyekan menantu Jokowi, Bobby Nasution di Pilkada Medan 2020
“Ganjarlah yang bantu Jokowi, anak dan mantunya untuk memenangkan pilpres dan pilkada, tapi dibalas pengkhianatan,” jelas dia.
Chusnul menyayangkan kicauan pendukung Jokowi yang menjurus pada hoax itu.
“Saya juga pendukung Jokowi, tapi enggak pernah bikin hoax demi membela atau mendukung dia,” pungkasnya.
Diketahui, Jokowi dan Ganjar merupakan dua politikus yang sama-sama lahir dari PDI Perjuangan. Namun, keduanya pecah karena perbedaan dukungan pada Pilpres 2024.
Ganjar yang saat itu diusung PDIP maju Pilpres bersama Mahfud MD justru tidak didukung oleh Jokowi yang dua kali menang Pilpres bersama PDIP.
Jokowi yang diharapkan bisa mendukung Ganjar-Mahfud justru memajukan anaknya, Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres pendamping Prabowo Subianto lewat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang kontroversial.
Hal itu memicu hubungan Ganjar dan PDIP dengan Jokowi tidak harmonis. Ketidakharmonisan ini diikuti oleh para loyalis masing-masing di bawah.
(Faw/rilpolitik)


![Pengamat politik senior, Saiful Mujani. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260405-WA0004-350x220.jpg)









![Pengamat politik senior, Saiful Mujani. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260405-WA0004-180x130.jpg)



