JAKARTA, Rilpolitik.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Penegak Hukum menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian BUMN pada Selasa (4/3/2025).
Dalam tuntutannya, massa mendesak Menteri BUMN Erick Thohir untuk memecat Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Listrik Negara (PLN), Darmawan Prasodjo lantaran dinilai tak kompeten.
“Hallo Pak Erick, kami mau lapor bahwa Dirut PLN Darmawan Prasodjo (DS) itu tidak kompeten, copot segera biar PLN selamat”, kata Amri selaku koordinator gerakan tersebut.
Amri menyebut, Darmawan tak membawa kemajuan bagi PLN dalam menjalankan bisnisnya. Alih-alih untung, PLN justru sering kali buntung. Hal itu terbukti dari beberapa kali PLN meminta dukungan modal dari negara agar usahanya tetap stabil.
Terlebih, Amri menilai Darmawan lebih loyal terhadap partai tertentu. Sebab itu, ia mendesak Erick Thohir untuk segera mencopot Darmawan dari jabatannya.
“Itu PLN ngapain aja kerjanya, Bung Darmawan lebih loyal ke warna tertentu kenapa masih dipakai? Copotlah! Itu kerja nggak ada, rugi iya, PMN jadi andalan,” teriaknya dari mobil komando.
Amri mempertanyakan pengelolaan PLN yang terus mengalami kerugian. Padahal, PLN merupakan perusahaan yang memonopoli kelistrikan di Indonesia.
“Serius kami meminta tolong Pak Erick, benahi BUMN, masa dikorupsi terus, rugi terus, bagaimana pengelolaannya ini, PLN yang tergolong monopoli aja masih hobi rugi, ampun lee,” ucapnya.
Amri kemudian menyinggung beberapa kasus korupsi di BUMN yang terungkap belakangan ini, seperti Pertamina Patra Niaga oleh Kejaksaan Agung dan ASDP oleh KPK.
“Lalu setelah beberapa BUMN terkuak kasus korupsinya, apakah ada BUMN-BUMN lainnya yang akan juga dibongkar boroknya,” ujarnya.







![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)








