JAKARTA, Rilpolitik.com – Koalisi Pemuda Peduli Hukum (KPPH) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantan Korupsi (KPK) pada Selasa (11/2/2025).
Massa menuntut KPK untuk segera memeriksa dan menangkap mantan Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali untuk segera diperiksa dan ditangkap berkaitan dengan kasus suap Harun Masiku.
Pantauan rilpolitik.com di lokasi, massa membawa sejumlah poster berisi tulisan aspirasi terhadap KPK berkaitan dengan nama Hatta Ali yang disebut oleh KPK memiliki kedekatan dengan Harun Masiku.
Salah satu poster berisi tulisan meminta KPK untuk tidak tebang pilih dalam memberantas korupsi. Mereka juga membawa poster bertuliskan, ‘Kapan Hatta Ali diperiksa?’
Tak hanya itu, massa juga membawa poster yang isinya menyebut Hatta Ali sebagai sosok yang kebal hukum. ‘Infonya Hatta Ali kebal hukum’.
Dalam orasinya, Koordinator KPPH, Faris menyebut aksinya itu sebagai bentuk dukungan terhadap KPK mengusut dugaan keterlibatan Hatta Ali di kasus Harun Masiku.
“Kami di sini meminta ketegasan daripada KPK untuk segera memeriksa secepat mungkin. Kita tidak mau di negara kita KPK tidak memiliki otoritas penuh dalam penegakan hukum. Kami datang ke sini untuk mensupport segala bentuk tindakan KPK dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi,” ujar dia.
Faris pun berjanji pihaknya akan terus melakukan aksi demonstrasi hingga KPK memproses Hatta Ali.
“Jika KPK tidak mampu atau takut dalam menegakkan hukum atau mentersangkakakn Hatta Ali, maka kami akan terus menyuarakan persoalan tersebut sampai Hatta Ali diproses secara hukum,” tegasnya.
Dia tidak ingin citra KPK menjadi buruk di masyarakat jika tidak berani memproses hukum Hatta Ali. “Jangan sampai citra KPK semakin buruk dengan lalainya, dengan ketidakmampuannya mentersangkakam Hatta Ali,” ucapnya.
Sebelumnya, Tim biro hukum KPK menyebut Harun Masiku memiliki Kedekatan dengan eks Ketua MA Hatta Ali. KPK menyakini Harun memiliki pengaruh di MA.
“Bahwa Harun Masiku merupakan orang Toraja dan bukan kader asli PDI Perjuangan karena baru bergabung pada tahun 2018 dan memiliki kedekatan dengan Ketua Mahkamah Agung periode 2012-2022, Hatta Ali, dan diyakini Harun Masiku memiliki pengaruh di Mahkamah Agung,” kata Tim Biro Hukum KPK saat membacakan tanggapan atas petitum permohonan praperadilan Hasto di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (6/2).
Dia mengatakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menetapkan Harun di Dapil I Sumatera Selatan (Sumsel) dengan alasan basis massa pemilih PDIP. Padahal, daerah asli Harun dari Sulawesi Selatan.
(Ah/rilpolitik)






![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)









![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-180x130.jpg)