DaerahPolitik

Bantah Fauzi, DPRD Sumenep Tegaskan Tak Pernah Ganggu Program untuk Masyarakat

5654
×

Bantah Fauzi, DPRD Sumenep Tegaskan Tak Pernah Ganggu Program untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Sumenep Akhmad Zainur Rakhman.

Rilpolitik.com, Jakarta – Anggota DPRD Sumenep Fraksi Partai Demokrat Akhmad Zainur Rakhman menegaskan pihaknya tidak pernah menghambat program-program yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Sumenep selama berorientasi bagi kemajuan masyarakat.

Hal itu Zainur sampaikan merespon pernyataan Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat kunjungan kerja ke Pulau Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu.

Saat itu, Fauzi berjanji akan membantu renovasi Masjid Darussalam yang ada di Pulau Sepanjang. Dalam pernyataannya, ia berharap janji tersebut tak diganggu oleh DPRD Sumenep.

Zainur secara tegas membantah pernyataan orang nomor satu di Sumenep itu. “Perlu saya jelaskan bahwa kami di DPRD tidak pernah menghambat, apalagi tidak bersetuju dengan program untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kepulauan,” tegas Zainur saat dikonfirmasi Rilpolitik.com melalui pesan tertulis pada Senin (17/7/2023).

Zainur mengatakan, DPRD Sumenep selama ini justru terus mendorong terciptanya keadilan dari sisi anggaran baik bagi masyarakat daratan maupun kepulauan.

“Kami dalam setiap pembahasan anggaran selalu mendorong adanya keseimbangan anggaran yang adil dan proporsional antara daratan dan kepulauan,” tutur anggota Komisi II DPRD Sumenep itu.

“Jadi saya tegaskan, kami tidak pernah menghambat dan mengganggu. Justru kami selalu mendorong dan mensupport anggaran untuk kepulauan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Zainur bercerita bahwa dulu Bupati Fauzi juga pernah kunjungan ke Pulau Paliat dan menjanjikan bangun jalan, namun janji tersebut malah tak pernah diusulkan di APBD. Akibatnya, masyarakat menagih janji tersebut ke legislatif.

“Itu sama seperti waktu Bupati konon safari kepulauan ke pulau Paliat. Ada juga permintaan untuk perbaikan jalan sepanjang sekian meter, tapi di APBD proyek tersebut tidak pernah ada. Dan tidak pernah diusulkan oleh dinas. Kadis sampai di panggil ke Komisi 3 karena banyak masyarakat yang menuntut realisasi apa yang disampaikan oleh Bupati,” ujarnya.

Baca juga:  Ucapan Selamat Bernada Sarkas dari Pengamat ke Bupati Fauzi Usai Raih Gelar Doktor

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Dul Siam juga memastikan pihaknya tidak pernah mengganggu usulan eksekutif.

“Insya Allah DPRD tidak pernah mengganggu usulan eksekutif. Apalagi itu terkait dengan kebutuhan dan hajat orang banyak. Kita buktikan saja apakah usulan itu masuk di PAK tahun ini atau tidak,” tegas Dul Siam melalui pesan singkat.

Menurut Dul Siam, pernyataan Fauzi itu seperti hendak mau lempar tanggung jawab ke DPRD ketika anggaran tersebut tak diusulkan.

“Sederhana. Ketika anggaran itu tidak ada atau tidak muncul, nanti masyarakat akan menyalahkan DPRD. Padahal memang tidak diusulkan oleh eksekutif,” tandas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Diberitakan sebelumnya, Achmad Fauzi menjanjikan renovasi Masjid Darussalam bagi masyarakat Pulau Sepanjang. Namun, ia berharap rencana tersebut tak diganggu DPRD.

“Semoga nanti apa yang kita anggarkan ini tidak diganggu sama DPRD yang sudah ada di dapil ini. Itu yang paling penting,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan itu.

Ia memastikan, akan menganggarkan renovasi masjid itu. Namun, jika tidak muncul, berarti dihapus DPRD.

“Nanti saya akan taruh, nanti saya akan perlihatkan ini (anggaran renovasi) sudah ada. Nanti kalau hilang, berarti hilangnya di DPRD,” ucap Fauzi. (Abn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *