JAKARTA, Rilpolitik.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pembekalan militer dalam kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) bagi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme para peserta.
Sejarawan JJ Rizal mengkritik pernyataan tersebut. Rizal menyebut Purbaya tidak paham sejarah lahirnya nasionalisme Indonesia.
“Nasionalisme Indonesia itu dilahirkan dan dikembangkan oleh para intelektual, bukan tentara,” kata Rizal di X, dikutip Selasa (5/5/2026).
Rizal bahkan menyebut Purbaya bukan hanya gagal paham sejarah, melainkan juga telah mengerdilkan pemahaman nasionalisme Indonesia.
“Sebab itu, menjadikan tentara sebagai rujukan pemahaman nasionalisme bukan saja gagal paham sejarah, tetapi juga mengerdilkan pemahaman nasionalisme Indonesia,” tutupnya.
Diketahui, Menkeu Purbaya mengungkap alasan pelibatan TNI dalam memberikan pembekalan terhadap para penerima beasiswa LPDP.
Menurut Purbaya, hal itu untuk membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta menumbuhkan rasa nasionalisme para peserta.
“LPDP itu ada pembekalan lebih lanjut dalam hal dari TNI, bukan untuk perang tapi untuk melatih, memperkuat rasa nasionalisme mereka. Kan biasanya kalau sit-up, push-up, itu disiplin itu kan latihan itu sebetulnya, latihan kecintaan ke negara. Yang disiplin itu kecintaan ke negaranya,” kata Purbaya konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).
(War/rilpolitik)















