SUMENEP, Rilpolitik.com – Massa aksi menolak Pilkada curang di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tetap bertahan di depan Kantor Bawaslu setempat malam ini, Kamis (5/12/2024). Bahkan, mereka mendirikan tenda di depan kantor Bawaslu.
Tenda didirikan karena massa berniat akan menginap setelah tidak mendapat solusi dari Bawaslu Sumenep terkait berbagai pelanggaran dan dugaan kecurangan Pilkada Sumenep 2024.
Pantauan rilpolitik.com di lokasi pukul 19.15 WIB, sudah ada tiga ruang tenda yang didirikan.
Pendirian tenda ini sempat mendapat penolakan dari aparat kepolisian yang berjaga karena dianggap mengganggu lalu lintas. Namun, massa tetap bersikeras dan menegaskan tidak akan mengganggu lalu lintas.
Salah seorang orator menyampaikan bahwa tenda ini sengaja dirikan karena malam ini akan banyak massa yang bergabung.
“Kami persiapkan tenda karena massa akan datang lebih banyak malam ini. Kami mohon maaf kepada Pak Polsisi yang terhormat biarkan kami dirikan tenda. Kami tidak ganggu lalu lintas. Kami hanya menggunakan separuh jalan,” ujarnya.
Dia juag berjanji aksi akan tetap berjalan secara aman dan damai. Namun, dia menegaskan agar aparat tidak memancing emosi massa.
“Kami telah berjanji akan aman, tidak ada anarkis, tapi tolong jangan pancing kami. Kami dari awal sudah menyatakan gerakan kami damai, tapi bawaslu tidak pernah memberikan jawaban yang solutif atas berbagai pelanggaran dan kecurangan yang terjadi pada Pilkada Sumenep,” katanya.
(Ah/rilpolitik)
















