JAKARTA, Rilpolitik.com – Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menolak tawaran untuk menjadi ketua umum partai politik (parpol) usai lengser dari jabatannya sebagai presiden.
Diketahui, Jokowi disebut-sebut akan menjadi ketum Golkar dan PAN setelah pensiun dari posisi presiden.
“Presiden Jokowi pastinya menghargai dan mengapresiasi tawaran berbagai pihak agar beliau masuk ke partai mereka, tapi saya berkeyakinan Pak Jokowi akan menolaknya,” kata Silfester kepada wartawan, Senin (13/5/2024).
Silfester menilai Jokowi merendahkan kenegarawanannya sendiri jika menerima tawaran menjadi ketum parpol.
“Pastinya akan mendegradasi kenegarawanan Presiden Jokowi yang diakui seluruh bangsa kita dan seluruh dunia,” ujar dia.
Alih-alih menjadi ketum parpol, Silfester justru mendorong Jokowi untuk menjadi Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Daripada memimpin partai, kami dari Solmet inginkan Pak Jokowi itu menjadi Sekjen PBB karena kepemimpinan Pak Jokowi sudah diakui dunia dan akan membantu Indonesia di percaturan dunia,” ucapnya.
“Kalau untuk masuk dan memimpin partai lebih baik diserahkan kepada orang-orang muda seperti Mas Gibran, Bang Bobby, atau Mas Kaesang,” sambung dia.









![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)






