NasionalSerba-serbi

Lebaran 2024 Berpotensi Berbarengan

×

Lebaran 2024 Berpotensi Berbarengan

Sebarkan artikel ini
Meneropong posisi hilang.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Peneliti Riset Astronomi-Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin memprediksi Idulfitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024 berlangsung secara berbarengan sekalipun pada penentuan awal Ramadan berbeda antara Muhammadiyah dan pemerintah.

Menurut pengamatan Thomas, posisi hilal pada saat maghrib akhir Ramadhan di wilayah Indonesia sudah cukup tinggi. Pada saat Maghrib, 9 April 2024 mendatang di Jakarta, tinggi bulan sudah melebihi dari 6 derajat. Berarti sudah melebihi batas kriteria MABIMS (minimal 3 derajat).

“Diharapkan cahaya senja sudah redup pada posisi hilal tersebut,” kata Thomas.

Selain itu, elongasi bulan (jarak pisah matahari) pada saat Maghrib juga relatif besar, yakni lebih dari 8 derajat. Artinya juga telah melebihi batas kriteria MABIMS minimal 6.4 derajat. Hilal diharapkan sudah cukup tebal untuk dapat teramati.

Walaupun, kata Thomas, tetap akan sulit karena masih sangat tipis. Jika hilal Syawal dapat teridentifikasi, dia berharap dapat menjadi bahan Kementerian Agama mengisbatkan Idulfitri jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

“Idulfitri 1445 insyaallah seragam pada 10 April karena posisi bulan pada 9 April sudah cukup tinggi,” sebut Thomas.

Sebelumnya, PP Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Syawal atau Idulfitri tahun ini jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Keputusan ini ditetapkan lewat Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1445 Hijriah pada 12 Januari 2024.

PP Muhammadiyah menyatakan bahwa pada Selasa, 9 April 2024, di Yogyakarta hilal sudah kelihatan dan di wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam Bulan berada di atas ufuk.

Muhammadiyah juga mengawali bulan suci Ramadan sehari lebih awal dibanding kalender pemerintah yang beredar.

Pada 12 Januari 2024, PP Muhammadiyah sudah mengumumkan awal Ramadhan akan jatuh pada Senin (11/3/2024).

Sementara itu, pemerintah baru meresmikan awal Ramadhan 1445 Hijriah pada Minggu (10/3/2024), melalui sidang Isbat yang dipimpin Kementerian Agama.

Hasil sidang pemerintah mengumumkan awal Ramadhan jatuh pada Selasa (12/3/2024), atau berbeda sehari dari ketetapan PP Muhammadiyah. Maka ada sebagian umat Islam di Indonesia yang melaksanakan ibadah puasa lebih awal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *