JAKARTA, Rilpolitik.com – Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Saiful Mujani tak habis pikir dengan rencana pemerintah menarik TNI dan Polri untuk mengisi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal itu disampaikan Saiful melalui akun X resminya, @saiful_mujani seperti rilpolitik.com kutip pada Rabu (13/3/2024).
Dalam unggahannya itu, Saiful sangat menyesalkan keinginan pemerintah agar TNI dan Polri kembali mengisi jabatan sipil.
Dia tidak paham dengan apa yang menjadi pikiran Presiden Joko Widodo. Dia pun menyentil Presiden Joko Widodo dengan cara me-mention akun X-nya.
“Paling-paling Presiden @jokowi. Apa yang ada di kepala anda, pak?” kata pendiri Saiful Mujani Reseacrh and Consulting (SMRC) itu.
Diketahui, Kementerian Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) saat ini tengah menyusun rancangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang manajemen aparatur sipil negara (ASN) yang salah satunya berisi aturan pengaturan jabatan ASN oleh prajurit TNI dan Polri.
“Tentu aturan ini bersifat resiprokal dan akan diseleksi secara ketat, serta disesuaikan dengan kebutuhan instansi yang bersangkutan dengan mekanisme manajemen talenta,” kata Anas Menpan RB, Abdullah Azwar Anas dalam keterangan persnya dikutip dari situs resmi Kemenpan RB hari ini.
“Kita akan mendapatkan talenta terbaik dari TNI/Polri dan mereka pun dapatkan ASN terbaik,” lanjutnya.
Rancangan PP manajemen ASN ini ditargetkan bisa disahkan pada 30 April 2024.
(War/rilpolitik)








![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)







