NasionalSerba-serbi

SE Menag: Tarawih, Ceramah Hingga Tadarrus Al Quran Tak Boleh Pakai Pengeras Suara Luar

×

SE Menag: Tarawih, Ceramah Hingga Tadarrus Al Quran Tak Boleh Pakai Pengeras Suara Luar

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Quomas.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas mengeluarkan surat edaran yang mengatur penggunaan pengeras suara di masjid dan musholla selama pelaksanaan ibadah puasa bulan Ramadhan 1445 H/2024 tahun ini.

Edaran mengenai tata cara penggunaan pengeras suara di masjid dan musala tercantum dalam Surat Edaran Nomor SE 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musholla.

Antara lain pengaturan volume pengeras suara yang menyesuaikan dan tidak boleh lebih dari 100 dB (seratus desibel).

Khusus terkait dengan syiar Ramadan, edaran ini mengatur agar penggunaan pengeras suara di bulan Ramadhan baik dalam pelaksanaan Salat Tarawih, ceramah/kajian Ramadan, dan tadarrus Al-Qur’an menggunakan Pengeras Suara Dalam.

“Penggunaan pengeras suara di bulan Ramadan baik dalam pelaksanaan Salat Tarawih, ceramah/kajian Ramadan, dan tadarrus Al-Qur’an menggunakan Pengeras Suara Dalam,” tulis aturan tersebut seperti rilpolitik.com kutip pada Minggu (10/3/2024).

Sementara untuk takbir Idulfitri di masjid/musala dapat dilakukan dengan menggunakan Pengeras Suara Luar sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat dan dapat dilanjutkan dengan Pengeras Suara Dalam.

“Menyampaikan dakwah kepada masyarakat secara luas baik di dalam maupun di luar masjid/musala,” kata aturan itu.

Selain aturan terkait tarawih yang menggunakan pengeras suara luar masjid, SE Menag tersebut juga mengatur terkait hari besar umat Islam (HBI).

“Pelaksanaan Salat Idul Fitri dan Idul Adha dapat dilakukan dengan menggunakan Pengeras Suara Luar,” tulisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *