NasionalPolitik

Nanik Sebut Ekonomi Era Prabowo Mulai Bangkit, Tiket Event Ludes dan Tempat Makan Ramai

×

Nanik Sebut Ekonomi Era Prabowo Mulai Bangkit, Tiket Event Ludes dan Tempat Makan Ramai

Sebarkan artikel ini
Nanik S Deyang.
Nanik S Deyang.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang menyebut Presiden Prabowo Subianto selalu salah di mata para kritikus. Padahal, kata dia, tidak semua kritik itu benar dan berdasarkan fakta.

“Presiden ngomong apapun salah, tapi apakah para kritikus berbagai kelas itu benar, tidak juga! Banyak yang asbun (asal bunyi), bahkan produk dari AI,” kata Nanik dikutip dari akun media sosial pribadinya, Kamis (24/9/2026).

Nanik memuji Presiden Prabowo sebagai sosok apa adanya, tidak munafik dan berkata dengan jujur.

“Kita punya presiden paling tidak munafik sebenarnya. Kenapa tidak munafik? Karena yang disampaikan Prabowo memang apa adanya, kalau ada yang goblok ya beliau memang bilang goblok,” ujarnya.

Nanik menilai Indonesia memang membutuhkan pemimpin yang tegas dan berani berkata jujur demi melindungi kekayaan alamnya.

“Buat apa kita punya pemimpin santun, punya andap asor kalau ternyata membuat Indonesia menjadi habis terkapling-kapling dan menjadi milik konglomerat, SDA juga habis terkuras dan rakyat miskin jadi makin banyak,” kata dia.

Nanik kemudian membandingkan jumlah penduduk miskin era Presiden Prabowo dengan pemerintahan sebelumnya. Ia bahkan menantang publik untuk mengecek sendiri datanya di google. Ia memastikan jumlah penduduk miskin saat ini mengalami penurunan.

“Coba cek di google atau Meta, apakah 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo jumlah rakyat miskin bertambah? Gak! Ternyata kemiskinan malah menurun. Coba cek deh di era siapa rakyat miskin paling banyak, dan apakah di antara pemimpin yang sebelumnya bisa menurunkan kemiskinan?” tegasnya.

Nanik menilai Prabowo telah berhasil memperbaiki ekonomi Indonesia. Salah satunya bisa dilihat dari penjualan tiket konser hingga event lari yang selalu ludes terjual.

“Di era siapa pertunjukan musik yang tiketnya dijual seharga jutaan bisa ludes, baik pertunjukan musik luar negeri maupun dalam negeri? Di era Pak Prabowo ya! Kalau gak percaya tanya promotor deh, tiket Nazar aja dalam hitungan jam sudah sold out. Belum lagi berbagai event lari, bayar berapa pun orang mau jadi pesertanya, yang penting bisa ikut acara lari dan juga selalu terjual sold out,” tambah Nanik.

Hal itu, kata Nanik, menunjukkan bahwa masyarakat kelas menengah yang sempat sempoyongan akibat pandemi Covid-19 sudah mulai bangkit di era Prabowo.

“Jadi kelas menengah yang sempat sempoyongan hampir pada berguguran ke bawah setelah covid, sekarang mulai bangkit lagi,” ujar dia.

“Lihat saja kalau malam Minggu atau week end tempat makan mana yang tidak dijejali pengunjung, juga kawasan wisata,” imbuhnya.

Meski begitu, ia mengatakan Prabowo masih perlu memperbaiki ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Kalau mau jujur yang masih harus dibenahi Pak Prabowo adalah perekonomian kelas menengah ke bawah, karena meski secara ekonomi misalnya hasil tani atau ternak atau gaji buruh naik, namun masih tertekan laju inflasi yang tinggi, juga karena masih sulitnya mencari lapangan kerja,” katanya.

Di sisi lain, Nanik menyebut Prabowo saat ini memang tengah berusaha memperbaiki ekonomi dengan cara memberantas oligarki hingga menaikkan gaji aparatur negara.

“Inilah sekarang yang dikerjakan Pak Prabowo dalam memperbaiki ekonomi rakyat bawah, membabat oligarki agar aset-aset mereka menetes ke rakyat bawah, memperbaiki gaji secara bertahap ASN, TNI, POLRI dan PPPK, serta guru dan pekerja honorer,” tuturnya.

“Untuk menekan laju inflasi, Pak Prabowo memperbaiki lewat distribusi barang yang benar agar tidak terjadi monopoli, itu sebabnya dibangun KDMP. Untuk menyerap produk petani sekaligus memperbaiki gizi anak dibuat program MBG,” pungkasnya.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *