DaerahEkonomi

Haji Mukmin Ancam Hentikan Pembelian Jika Tembakau Jawa Masuk Madura

×

Haji Mukmin Ancam Hentikan Pembelian Jika Tembakau Jawa Masuk Madura

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi tanaman tembakau. [dok. rilpolitikcom]
Foto ilustrasi tanaman tembakau. [dok. rilpolitikcom]

SUMENEP, Rilpolitik.com – Pengusaha tembakau asal Sumenep, Haji Mukmin mengingatkan para tengkulak untuk tidak berbuat curang dengan mendatangkan tembakau Jawa untuk dioplos atau dicampur dengan tembakau Madura.

Hal itu disampaikan Haji Mukmin menjawab isu maraknya tembakau Jawa masuk Madura pada akhir musim panen tembakau tahun ini.

Haji Mukmin mengaku tidak mengetahui pasti mengenai kabar masuknya tembakau Jawa ke Madura. Namun, dia mengancam tidak akan melanjutkan pembelian tembakau jika isu tersebut benar adanya.

“Saya sendiri enggak tahu (isu masuknya tembakau Jawa ke Madura). Tapi kalau beneran ada, saya akan berhenti beli tembakau,” tegas Haji Mukmin dalam pernyataannya yang disampaikan dalam Bahasa Madura, dikutip Jumat (25/9/2026).

Pemilik Perusahaan Rokok (PR) Bahagia di Kecamatan Ganding itu merasa dirinya ditipu dengan masuknya tembakau Jawa ke Madura.

“Mending saya enggak beli tembakau lagi kalau masih mau mendatangkan tembakau Jawa. Capek kalau begini,” ucapnya.

Menurut Haji Mukmin, masuknya tembakau Jawa ke Madura justru dapat merugikan para petani lokal. Sebab, harga tembakau Madura akan menjadi murah.

Haji Mukmin juga secara tegas menyebut praktik curang itu merupakan ulah dari para tengkulak nakal.

“Ini justru bikin harga tembakau Madura menjadi murah. Menghancurkan petani Madura. Memang enggak mungkin petani mendatangkan tembakau Jawa, ini pasti para tengkulak,” ujarnya.

Ia menegaskan langsung menghentikan pembelian tembakau jika para tengkulak masih mau mendatangkan tembakau dari Jawa.

“Jadi kalau beneran ada (tembakau Jawa di Madura), saya bahkan besok pun bisa menggentikan pembelian tembakau,” pungkas dia.

(War/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *