MADURA, Rilpolitik.com – Pengakuan pengusaha tembakau asal Madura, Khairul Umam alias Haji Her, menghabiskan uang sebesar Rp38 miliar untuk mendukung pemenangan Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jawa Timur 2024 lalu, menuai polemik.
Haji Her pun meminta publik untuk berhenti melakukan penggiringan opini terkait ucapannya yang disampaikan dalam acara puncak Harkopnas ke-79 di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Selasa (21/7/2026) itu. Ia mengaku saat itu dirinya keceplosan saja.
“Jadi enggak perlu digiring ke mana-mana,” ucap CEO Bawang Mas Group itu dalam pernyataannya, dikutip Senin (27/7/2026).
Haji Her menyatakan tidak gentar jika harus diperiksa akibat ucapannya tersebut. “Saya ini enggak takut mau diapain aja. Mau diperiksa atau gimana pun, silakan,” tegas dia.
Dia menegaskan dirinya tidak mengharapkan imbalan apa pun atas dukungannya terhadap Khofifah. Dia hanya menitip pesan kepada Khofifah agar memimpin Jatim dengan baik dan memperhatikan pondok pesantren.
“Tanyakan saja ke siapa pun yang dekat dengan gubernur, belum pernah saya secara pribadi, belum pernah meski saya sudah menghabiskan banyak dana. Apa pesan saya ke Khofifah? Saya titip pimpin Jawa Timur dengan baik. Saya titip pondok-pondok pesantren,” ungkap Haji Her.
“Tanyakan saja ke siapa pun orang dekatnya Khofifah, pernah enggak Haji Her minta tolong aneh-aneh,” tegasnya lagi.
Pria yang dikenal sebagai Sultan Madura itu mengklaim dirinya sangat berhati-hati dan menjaga diri dari hal-hal yang bersifat sensitif.
“Justru kalau ditanya ke siapa saya sering minta tolong, ya ke tetangga. Mereka yang sering saya mintai tolong. Kalau ke pejabat-pejabat saya mau minta tolong apa. Enggak pernah saya begitu,” tutur Haji Her.
(Ah/rilpolitik)

![Tokoh aktivis mahasiswa dan pemuda, Mohammad Bifa Agusryyanto (pegang mic) dalam acara Seminar "Menarasikan Ulang Republik, Menuju Reformasi Partai Politik" di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (25/7/2026). [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/07/1000067612-350x220.jpg)









![Tokoh aktivis mahasiswa dan pemuda, Mohammad Bifa Agusryyanto (pegang mic) dalam acara Seminar "Menarasikan Ulang Republik, Menuju Reformasi Partai Politik" di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (25/7/2026). [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/07/1000067612-180x130.jpg)




