JAKARTA, Rilpolitik.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Saintek Muhammadiyah menyelenggarakan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) sebagai respons atas berakhirnya masa kepengurusan yang ditandai dengan habisnya Surat Keputusan (SK) sejak Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengisi kekosongan kepemimpinan sekaligus merumuskan kembali arah gerakan mahasiswa ke depan.
Mengusung tema “Manifesto Perubahan: Transisi Kepemimpinan dan Reorientasi Regenerasi Gerakan yang Berkelanjutan”, Muslub dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Universitas Saintek Muhammadiyah dan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai elemen organisasi.
Rangkaian kegiatan Muslub berlangsung secara sistematis melalui tiga sidang pleno utama, yaitu:
Pleno I: Pembahasan dan Penetapan Tata Tertib Musyawarah Luar Biasa, sebagai landasan jalannya forum agar berlangsung tertib, demokratis, dan sesuai prinsip organisasi.
Pleno II: Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan sebelumnya, sebagai bentuk transparansi dan evaluasi atas kinerja organisasi selama masa jabatan.
Pleno III: Musyawarah Luar Biasa, yang menjadi forum inti dalam menentukan arah kebijakan organisasi serta proses transisi kepemimpinan BEM ke depan.
Ketua BEM Universitas Saintek Muhammadiyah, Radityo Satrio, menegaskan bahwa Muslub ini bukan hanya sekadar agenda formal, melainkan titik refleksi sekaligus kebangkitan gerakan mahasiswa.
“Musyawarah Luar Biasa ini menjadi ruang konsolidasi bersama untuk menjawab kevakuman organisasi yang terjadi sejak Oktober 2025. Kami ingin memastikan bahwa proses transisi kepemimpinan berjalan secara demokratis, transparan, dan tetap berpihak pada kepentingan mahasiswa,” ujar Radityo dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).
Senada, Wakil Ketua BEM, Hang Izzamudien Alaydrus, menyampaikan bahwa forum ini juga menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem regenerasi organisasi.
“Kami berharap hasil dari Muslub ini mampu melahirkan kepemimpinan yang tidak hanya sah secara struktural, tetapi juga memiliki arah gerakan yang jelas, progresif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa ini, BEM Universitas Saintek Muhammadiyah berkomitmen untuk kembali menghidupkan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan, kontrol sosial, dan mitra kritis dalam dinamika kampus maupun masyarakat luas.
Dengan semangat #BergerakBerdampak, Muslub diharapkan menjadi tonggak awal kebangkitan gerakan mahasiswa yang lebih solid, terarah, dan berdaya guna.


![Polsek Ganding Sumenep. [Foto: google.com]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260425_154250_Chrome-350x220.jpg)

![Warga Kepulauan Kangean tanam pohon di tengah jalanan yang rusak sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260425_073147_Instagram-350x220.jpg)

![Menteri Luar Negeri BEM KM UNIBA Madura, Moh Iskil El Fatih. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260422-WA0005-350x220.jpg)
![Rapat Kerja BEM Fakultas Ilmu Komputer Universitas Saintek Muhammadiya periode 2026-2027. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260422_155335_Gallery-350x220.jpg)
![Polres Pamekasan saat mengamankan eks anggota DPRD Sumenep dalam kasus dugaan penipuan. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260418_191434_Gallery-350x220.jpg)



![Polsek Ganding Sumenep. [Foto: google.com]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260425_154250_Chrome-180x130.jpg)

![Warga Kepulauan Kangean tanam pohon di tengah jalanan yang rusak sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260425_073147_Instagram-180x130.jpg)

![Menteri Luar Negeri BEM KM UNIBA Madura, Moh Iskil El Fatih. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260422-WA0005-180x130.jpg)